Wartawan Jepang Ditahan Polisi Myanmar

Wartawan Jepang Ditahan Polisi Myanmar

DuniaSenin, 19 April 2021 , 21:15:00

Pemerintah Jepang meminta Myanmar untuk membebaskan wartawan Jepang Yuki Kitazumi yang ditangkap di rumahnya di Yangon beberapa waktu lalu. Men ...
82 Orang Tewas Dalam Sehari Di Myanmar

82 Orang Tewas Dalam Sehari Di Myanmar

DuniaMinggu, 11 April 2021 , 13:00:00

Pertumpahan darah kembali terjadi di Myanmar. Kekerasan pasukan keamanan yang semakin tidak terkendali dilaporkan telah menewaskan puluhan oran ...
Junta Myanmar Kembali Batasi Akses Internet Dan Sita Parabola Warga
  Warga Myanmar semakin sulit untuk mendapatkan informasi. Selain karena junta membatasi akses internet, mereka juga menyita antena parabola yang ...
Dua Warga Australia Yang Ditahan  Dibebaskan Junta Myanmar
Junta militer Myanmar telah membebaskan dua warga Australia yang ditahan akhir bulan lalu. Mereka adalah konsultan bisnis, Matthew O'Kane dan Christa Avery, yang memiliki kewarganegaraan ganda Kanada-Australia dikutip dari Kantor Berita RMOL. Pasang ... Baca Selengkapnya
Kelompok Pemberontak Bersatu Sepakat Tolak Kudeta Junta Myanmar
Gerakan anti-kudeta militer terus menarik banyak dukungan. Bahkan kelompok-kelompok pemberontak terbesar mulai bersuara, menyatakan dukungan untuk warga. AFP melaporkan, 10 kelompok pemberontak di Myanmar bertemu secara virtual untuk memba ... Baca Selengkapnya
Presiden Jokowi Didukung China Dan Rusia Gelar KTT ASEAN Untuk Bahas Myanmar
China dan Rusia menyatakan dukungannya atas inisiasi yang disampaikan oleh Indonesia, melalui Presiden Joko Widodo, untuk menggelar KTT ASEAN khusus membahas situasi di Myanmar. Hal itu diungkap oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam k ... Baca Selengkapnya
Puluhan Anak Jadi Korban Tewas Kekerasan Junta Myanmar
Kebrutalan junta militer Myanmar tidak pandang bulu. Bukan hanya orang dewasa yang menjadi korban kekerasan, tetapi puluhan anak juga dilaporkan meninggal. Data dari Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) pada Jumat (2/4) menunjuk ... Baca Selengkapnya
Produsen Sepatu Terbesar Asal Taiwan Hentikan Produksi Di Myanmar
Produsen sepatu atletik bermerek terbesar di dunia asal Taiwan, Pou Chen Group, memutuskan untuk menghentikan produksinya di Myanmar pada Selasa (30/3) waktu setempat, menyusul situasi terkini pasca kudeta militer di negara itu.Pou Chen, yang berkan ... Baca Selengkapnya
Amerika Perintahkan Diplomat Non Esensial Tinggalkan Myanmar
Situasi keamanan yang semakin tidak stabil di Myanmar memaksa pemerintah AS  memerintahkan semua diplomat non esensial untuk segera meninggalkan negara Asia Tenggara itu pada Selasa (30/3) waktu setempat.Perintah itu datang tak lama setelah ter ... Baca Selengkapnya
Kekerasan Junta Militer Myanmar Kian Brutal Hingga 510 Orang Tewas
Korban tewas oleh kekerasan petugas keamanan Myanmar terus berjatuhan, meski tekanan terhadap junta militer berdatangan dari komunitas internasional. Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) pada Selasa (30/3) mengonfirmasi sudah ada ... Baca Selengkapnya
PBB: Kecaman Saja Tidak Cukup, Dunia Harus Bertindak

PBB: Kecaman Saja Tidak Cukup, Dunia Harus Bertindak

Minggu, 28 Maret 2021 , 13:32:00

  Dunia harus segera mengambil tindakan atas kekerasan yang dilakukan oleh pasukan keamanan Myanmar terhadap warga sipil karena kecaman dan kutukan sudah tidak lagi berarti. Begitu yang disampaikan oleh Pelapor Khusus Perserikatan Bangs ... Baca Selengkapnya
Gerakan Pembangkangan Sipil Myanmar Dinominasikan Penerima Hadiah Nobel 2020
Profesor sosiologi di Universitas Oslo, Kristian Stokke mengatakan bahwa gerakan pembangkangan sipil yang muncul di Myanmar sejak kudeta militer telah dinominasikan untuk menerima Hadiah Nobel Perdamaian 2022.Akademisi Norwegia itu dalam pernyataann ... Baca Selengkapnya
Indonesia-Singapura Desak Junta Militer Myanmar Hentikan Kekerasan
Indonesia dan Singapura mendesak junta militer Myanmar untuk menghentikan penggunaan senjata demi mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut. Desakan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam konferensi pers bersama d ... Baca Selengkapnya
Jumlah Korban Tewas Di Myanmar Bertambah Hingga 320 Orang
Korban pengunjuk rasa anti-kudeta Myanmar terus bertambah. Bahkan dilaporkan sudah melebihi 300 orang. Data dari Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) per Kamis (25/3) menunjukkan, 320 orang meninggal dunia, dilansir dari Kantor Berita ... Baca Selengkapnya
Ratusan Lilin Dinyalakan Di Myanmar Demi Kenang Korban
Nyala ratusan lilin menerangi distrik Ahlone di Yangon, Myanmar, pada Senin malam (22/3). Dilansir dari Kantor Berita RMOL, lilin-lilin itu ditujukan untuk menghormati para korban yang meninggal dunia karena kekerasan aparat keamanan selama ... Baca Selengkapnya
Aktivis Myanmar Siap Melawan Kekerasan Militer

Aktivis Myanmar Siap Melawan Kekerasan Militer

Senin, 22 Maret 2021 , 21:06:00

Kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan tidak lantas membuat para aktivis di Myanmar menyerah dan berhenti menyatakan penolakan atas kudeta militer yang terjadi sejak 1 Februari lalu. Alih-alih, para aktivis merencanakan aksi protes ba ... Baca Selengkapnya
BBC Kehilangan Satu Jurnalis Saat Meliput Di Myanmar
Outlet media BBC melaporkan bahwa salah satu jurnalis mereka 'hilang' setelah dibawa pergi oleh pria tak dikenal pada Jumat (19/3) waktu setempat. Wartawan yang diidentifikasi sebagai Aung Thura itu adalah jurnalis asal Burma dari BBC berb ... Baca Selengkapnya
Paus Fransiskus: Darah Tidak Menyelesaikan Apapun, Dialog Harus Menang
  Pemimpin gereja Katolik Roma Paus Fransiskus ikut buka suara terkait kudeta militer dan kekerasan yang terjadi di Myanmar baru-baru ini. Dia mendesak agar kekerasan dan pertumpahan darah di negara Asia Tenggara itu segera diakhiri. "Seka ... Baca Selengkapnya
Asosiasi Biksu Myanmar Desak Militer Hentikan Kekerasan
Komite Sahgha Maha Nayaka (Mahana), asosiasi biksu Buddha terbesar di Myanmar, mendesak junta militer untuk mengakiri kekerasan terhadap pengunjuk rasa. Myanmar Now melaporkan, Mahana akan mengeluarkan penyataan final untuk mengecam junta ... Baca Selengkapnya
Warga Berbondong-bondong Tinggalkan Yangon

Warga Berbondong-bondong Tinggalkan Yangon

Selasa, 16 Maret 2021 , 16:18:00

  Tingginya kekerasan di Myanmar, khususnya Yangon, oleh aparat keamanan membuat banyak penduduk melarikan diri. Mereka berbondong-bondong pergi menggunakan truk, tuk-tuk, dan motor.Media lokal, Irrawaddy, menerbitkan foto-foto penduduk yang mel ... Baca Selengkapnya