Rumah Kawasan Padat Penduduk di Salatiga Ludes Terbakar

Sebuah rumah dikawasan padat penduduk di Jalan Patimura, Domas RT 4 RW 8, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Salatiga ludes terbakar, Selasa (9/8) pagi tadi.


Rumah milik Suyahman (75) tepat dibelakang pabrik tahu itu dilahap dijago merah diduga karena korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, hanya saja kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta.

Dibantu Koramil 01 Sidomukti Serka Supratno dan Darsono Iptu Polsek Sidorejo, Damkar Satpol PP Kota Salatiga diterjunkan untuk memadamkan api agar tidak menjalar. 

Tercatat, ada tiga Unit Damkar milik Pemkot Salatiga dan satu Unit dari Tangaran berupaya keras bahu membahu memadamkan api. 

Hal ini dibenarkan Ketua RW VIII Syaiful yang dari awal kejadian mengetahui persis hingga dirinya juga yang mengubungi pihak Damkar Kota Salatiga. 

"Awalnya, korsleting listrik dari sebuah ruangan disusul muncul percikan api dan suara ledakan," kata Syaiful kepada RMOLJateng saat ditemui di lokasi kejadian. 

Ditengah api yang mulai menjalar, warga berupaya menyelamatkan penghuni yang ada di dalam. Diketahui, di satu rumah dengan ukuran sedang dengan kamar yang disekat itu dihuni tiga Kepala Keluarga (KK). 

"Saat kejadian, ada pemilik rumah yang dituakan Suyahman (75) dan enam orang lainnya. Sementara, anak-anak sudah berangkat Sekolah. Untuk perabotan rumah tangga serta sbelah sepeda motor tidak dapat terselamatkan," ungkap dia. 

Senada, Kabid Damkar Satpol-pp Kota Salatiga Huda Einaryana yang berada di lokasi menyebutkan hanya sejumlah perhiasan dapat diselamatkan dalam kondisi hangus. 

Huda menyebutkan, pihaknya menerjunkan 18 personil dibantu Damkar Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. 

"Sementara seluruh bangunan dan isinya, termasuk kendaraan roda dua tidak dapat diselamatkan hangus. Kerugian tadi dari keterangan Palsu RW setempat kurang lebih Rp 150 jutaan," terang Huda. 

Ditambahkan Lurah Salatiga Slamet Soebagya, atas kejadian ini pihaknya langsung membuat laporan kepada pihak-pihak terkait. 

"Tentu, kami langsung membuat laporan kejadian dan koordinasi bantuan, sejalan dengan fungsi kita mengajukan laporan kejadian," tutur Slamet Soebagya. 

Wilayah yang masuk kategori padat penduduk kurang lebih 86 Kepala Keluarga (KK) itu, memang rawan kebakaran. Ditambah lagi, kondisi saat ini memasuki musim kemarai. 

Untuk itu, Slamet agar warga di Kelurahan Salatiga khususnya untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik dan api.