Pemudik Mulai Kembali Ke Jakarta, Pemerintah Lakukan Tes Covid Di 21 Titik Dan Siapkan Tempat Isolasi

Politik  SABTU, 15 MEI 2021 , 16:42:00 WIB | OLEH: RMOL NETWORK

Pemudik Mulai Kembali Ke Jakarta, Pemerintah Lakukan Tes Covid Di 21 Titik  Dan Siapkan Tempat Isolasi

Menteri Koordinator bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Pemulihan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto./Dok

RMOLJateng. Pemerintah akan melakukan tes Covid-19 bagi masyarakat yang akan kembali ke Jakarta pasca libur lebaran. Tempat isolasi juga disiapkan bagi mereka yang kedapatan positif  Covid-19.

Ketua Komite Pemulihan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), yang juga Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca mudik Lebaran. Tindakan ini penting agar tidak membebani sistem kesehatan dan tetap menjaga upaya pemulihan ekonomi yang sudah dilakukan oleh pemerintah.

Pemerintah memperkirakan terdapat sekitar 1,5 juta warga yang tetap memaksa untuk mudik pada lebaran tahun ini. Sebelumnya, diperkirakan sekitar 7% atau sekitar 17 juta penduduk yang ingin mudik. Jumlah itu berhasil ditekan setelah dilakukan pengetatan dan penyekatan dalam Operasi Ketupat dan larangan mudik oleh pemerintah.

Kita harapkan dengan adanya pengetatan PPKM Mikro, bagi pemudik yang melakukan tes dan dinyatakan positif, harus dilakukan isolasi di daerah masing-masing,ā€ kata Airlangga seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (15/5).

Airlangga mengatakan random test bagi masyarakat yang menuju Jakarta pasca mudik berupa tes swab antigen atau tes PCR dilakukan di 21 titik lokasi di sejumlah provinsi di Pulau Jawa dan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Pemerintah juga sudah menyediakan tempat isolasi bagi mereka yang kedapatan positif Covid-19 saat kembali ke Jakarta.

Airlangga mengatakan, langkah ini penting dilakukan, karena melihat dari total kasus di seluruh Indonesia telah mengalami perbaikan yang signifikan.

"Total dari tingkat kesembuhan di Indonesia lebih baik dari beberapa negara," ujar Airangga.

Saat ini kasus yang terkonfirmasi mencapai 2633 kasus. Kasus aktif hanya sekitar 5,4%. Tingkat kesembuhan bahkan mencapai 91,8%, dan meninggal dunia hanya sebesar 2,8%. Bed Occupancy Rate (BOR) secara nasional pada Mei ini hanya 29%.

Terkait dengan perekonomian nasional, Menko Perekonomian ini mengakui pada kuartal pertama pertumbuhan ekonomi masih minus 0,74 persen. Namun tren yang terjadi di Indonesia menunjukkan kurva Vā€ dan menuju ke arah positif.

Kita berharap bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua akan masuk jalur positif dan diperkirakan bisa mencapai 7 persen,ā€ ujar Ketua Umum Partai Golkar itu.

Ia menjelaskan, Purchasing Managers' Index (PMI) Indonesia saat ini sudah mencapai 54,6. Dari segi indek keyakinan konsumen juga sudah mendekati angka normal, yakni 90 dan menuju 100. Airlangga juga melihat tren perekonomian nasional, bahwa impor dan ekspor sudah kembali normal. Bahkan belanja pemerintah juga berada dalam jalur positif.

Beberapa sektor serta komunikasi dan telekomunikasi, serta jasa dan kesehatan, bahkan pertanian dan sektor properti sudah menuju ke arah yang positif. Sementara untuk industri dengan adanya PPnBM yang ditanggung pemerintah juga menuju ke arah positif dan terjadi kenaikan yang cukup tinggi.

Airlangga menjelaskan, PMTB (Pembentukan Modal Tetap Bruto) juga sudah mendekati 0 (nol), lebih tepatnya -0,23. Sementara untuk pertumbuhan ekspor sudah mencapai 6,74% bahkan lebih tinggi dibanding masa pre Covid-19. Sementara untuk impor, terutama  barang   modal dan konsumsi pertumbuhannya juga sudah mencapai 5,27%.

Kita lihat secara spasial sudah ada perbaikan pertumbuhan ekonomi. Di Sumatera sudah  minus 0,86%, di Jawa minus 0,83%, Kalimantan minus 2,32%. Sulawesi sudah positif  1,2%, Papua dan Maluku positif 8,97%. Ini didorong kegiatan dan harga komoditas, seperti sawit, nikel, tembaga dan batubara,ā€ tandas Airlangga. []

Komentar Pembaca
Masjid Kontainer

Masjid Kontainer

SELASA, 27 APRIL 2021 , 14:59:00

Perawatan Tanaman

Perawatan Tanaman

RABU, 28 APRIL 2021 , 18:04:00

Tabur Bunga Untuk Korban Kapal Selam Nanggala KRI 402