Grab Promosikan Paket Wisata Jelajah Kota Di Jateng Dan DIY

Nusantara  JUM'AT, 07 MEI 2021 , 14:55:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Grab Promosikan Paket Wisata Jelajah Kota Di Jateng Dan DIY
RMOLJateng. Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam rangka pemulihan sektor pariwisata di Indonesia, Grab Indonesia mengimplementasikan dengan pelatihan bersama Kemenparekraf.

Selain itu, Grab Indonesia juga  meningkatkan kualitas layanan pemasaran untuk para pengemudi Grab di salah satu destinasi wisata super prioritas yaitu Candi Borobudur.

Tidak ketinggalan Grab Indonesia juga mempromosikan perjalanan dan eksplorasi tujuan wisata melalui layanan Grab dan Program Jelajah Kota di area Borobudur, Magelang, DI Yogyakarta, Solo dan Semarang.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan wisatawan dan menciptakan pengalaman wisata ke Jawa Tengah yang aman serta nyaman di tengah pandemi.
 
Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari kerja sama kedua pihak untuk mendukung 5 destinasi super prioritas dan juga program Grab Tourism Ambassador di Yogyakarta yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta dan Himpunan Pemandu Wisata Indonesia (HPI) cabang Yogyakarta.

Kolaborasi ini juga berfokus pada penyelenggaraan Safety Tourism yang bercermin pada CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability atau Kebersihan, Kesehatan, Keamanan dan Kelestarian Lingkungan) kepada mitra pengemudi dan merchant Grab.
 
Nia Niscaya, Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia mengapresiasi program inisiatif dari Grab sebagai bentuk dari Indonesia Incorporated dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

"Pengemudi Grab dapat menjadi instrumen pendukung yang bersentuhan langsung dengan wisatawan dalam melakukan pemasaran dan promosi destinasi wisata yang ada di Indonesia, dalam hal ini Kawasan di Joglosemar," ujar Nia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/5/2021).

Menurut Nia, Borobudur merupakan salah satu destinasi super prioritas yang akan terus dikembangkan hingga 2021 ini.

"Ada banyak potensi pariwisata di sekitar Borobudur, khususnya di Magelang Raya yang bisa dieksplorasi. Semoga dengan adanya kolaborasi pemerintah dan pihak swasta seperti Grab ini dapat mempercepat pengembangan destinasi pariwisata berkelanjutan," harap Nia.

Seiring dengan pengembangannya, Nia berpesan tidak boleh melupakan standar protokol kesehatan yang telah diterapkan.

"Perlu penerapan yang baik dan konsisten. Selain itu dengan puasnya wisatawan di seluruh touch point wisata, kita berharap dapat terus meningkatkan nilai tambah dan membentuk quality tourism serta meningkatkan waktu tinggal dan repeater wisatawan," pungkas Nia.
 
Sementara itu Richard Aditya, Director of West Indonesia, Grab Indonesia mengungkapkan dukungan berkesinambungan Grab dalam mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah dan sekitarnya.

"Sejalan dengan misi GrabForGood, kami selalu mendukung inisiatif pemerintah pusat maupun daerah serta memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat dari ekonomi digital," ujar Richard.

Ditambahkan Richard, Grab telah memperkenalkan program Jelajah Kota, yang menyediakan panduan bagi warga Jawa Tengah dan sekitarnya dalam mengeksplorasi kotanya.

"Melalui program ini, kami menyediakan berbagai macam rekomendasi destinasi wisata, tempat kuliner, toko suvenir dan pusat kesehatan yang terdapat di dalam aplikasi Grab yang didukung dengan berbagai layanan kami," tuturnya.

Untuk diketahui, dalam gelaran pelatihan, Kemenparekraf memberikan tanda pengenal secara simbolis ke salah satu mitra pengemudi GrabBike sebagai wujud standar pelayanan untuk menjadi pemandu wisata yang terlatih secara komunikasi dan pengetahuan mengenai lokasi pariwisata di Borobudur dan sekitarnya. [jie]
 



Komentar Pembaca
Masjid Kontainer

Masjid Kontainer

SELASA, 27 APRIL 2021 , 14:59:00

Perawatan Tanaman

Perawatan Tanaman

RABU, 28 APRIL 2021 , 18:04:00

Tabur Bunga Untuk Korban Kapal Selam Nanggala KRI 402