Polda Jateng Bongkar Jaringan Penjual Rapid Tanpa Izin Edar

Hukrim  RABU, 05 MEI 2021 , 17:01:00 WIB | LAPORAN: IMAM RAHMAYADI

Polda Jateng Bongkar Jaringan Penjual Rapid Tanpa Izin Edar
RMOLJateng. Subdit 1 Industri Perdagangan dan Investasi (Indagsi) Direktorat Kriminal Khusus Polda Jateng berhasil membongkar dan menangkap seorang pelaku yang kedapatan menjual alat Rapid Test tanpa izin edar. Dia ditangkap  di  Jalan Cemara, Padangsari, Banyumanik beberapa waktu lalu.

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi yang menyebutkan adanya jual beli alat Rapid Test merk Clungene yang tidak memiliki izin edar. Setelah dilakukan pendalaman,  Polisi berhasil  mengamankan dua orang terlebih dahulu.

"Dari keterangan kedua orang yang ditangkap itu diketahui bahwa alat Rapid Test tanpa izin edar ini berasal dari orang bernama SPM yang mempunyai gudang di Jalan Perak, Kwaron Bangetayu,"U ungkap Irjen Ahmad Luthfi saat gelar perkara di kantor Ditreskrimsus, Rabu (5/5).

Kapolda mengungkapkan,  pelaku yang juga merupakan karyawan perusahaan alat kesehatan ini setidaknya beroperasi selama lima bulan dari Oktober 2020 hingga Februari 2021 dengan meraup pendapatan kotor senilai Rp 2,8 miliar. Sementara untuk pemasarannya sendiri di wilayah hukum Jawa Tengah, yakni kepada perorangan dan klinik.

"Dalam satu minggu, tersangka setidaknya dapat meraup keuntungan hingga Rp40 juta."  ujar Irjen Ahmad Luthfi.

Pelaku dijerat dengan Pasal 60 angka 10 UU RI Nomor 11 Tahun 2000 tentang Cipta Karya dan Pasal 62 ayat (1) UURI Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen  dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. [sth]



Komentar Pembaca
Masjid Kontainer

Masjid Kontainer

SELASA, 27 APRIL 2021 , 14:59:00

Perawatan Tanaman

Perawatan Tanaman

RABU, 28 APRIL 2021 , 18:04:00

Tabur Bunga Untuk Korban Kapal Selam Nanggala KRI 402