Jelang Pengetatan Mudik, Sembilan Pos Penyekatan Masih Landai

Nusantara  SELASA, 04 MEI 2021 , 14:43:00 WIB | LAPORAN: LIA DINA YUNITA

Jelang Pengetatan Mudik, Sembilan Pos Penyekatan Masih Landai
RMOLJateng. Jelang pengetatan larangan mudik yang diperintahkan oleh pemerintah pusat, sembilan titik pos penyekatan di perbatasan kota Semarang terpantau masih landai.

Kabid Pengendalian dan Penertiban Dinas {erhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan pos pantau sudah mulai aktif sejak tanggal 28 April 2021, namun hingga kini belum ada lonjakan pendatang yang melalui pos penyekatan.

"9 titik pos penyekatan sudah aktif sejak 28 April, tapi hingga saat ini kondisinya masih landai saja, termasuk di gerbang tol Kalikangkung yang merupakan pintu masuk pendatang dari arah Jawa Barat dan Jakarta," kata Danang, Selasa (4/5).

Masih stabilnya kondisi ini, kata Danang, dikarenakan adanya pengetatan juga di batas provinsi. Selain itu, adanya pemberitahuan secara masif melalui media ke masyarakat juga menjadi salah satu dampak masyarakat enggan bepergian keluar kota.

"Pengetatan di batas provinsi juga menjadi salah satu faktor masih landainya pendatang yang masuk ke semarang, informasi yang turun ke masyarakat melalui media juga berdampak juga, dan mereka juga takut jika melanggar aturan, yang pasti surat keterangan negatif wajib dibawa," paparnya.

Danang mengatakan akan ada tambahan petugas gabungan dari Dishub Kota dan Kepolisian saat larangan mudik diberlakukan yakni tanggal 6-17 Mei 2021. Bahkan nantinya petugas Dishub yang melakukan patroli di dalam kota juga akan ditempatkan di pos penyekatan yang ada di perbatasan saat jam padat.

Selain itu mereka yang akan masuk ke kota Semarang sebelum tanggal 6 harus menyertakan surat keterangan negatif Covid-19, jika yang bersangkutan belum menyertakan maka akan dilakukan Tes antigen di masing-masing posko.

"Tes antigen di setiap perbatasan hanya untuk orang yang mau ke semarang dan belum bawa hasil tes maka akan di tes ditempat, dan langsung scan barcode sidatang," katanya.

Sedangkan untuk jalur alternatif, tambahnya, seperti di Darupono dan Mapagan juga masih terpantau normal.

"Jalur alternatif yang dari Kendal di Darupono dan dari Ungaran di Mapagan kondisinya juga masih biasa masih landai saja, justru di tengah kota malah ramai di mall dan pusat perbelanjaan, parkiran full," ungkapnya.

Untuk pantauan dalam kota, Dishub Kota Semarang juga akan menambah satu pos pantau yang akan diletakkan di Tugumuda. Tujuannya untuk mengawasi kepadatan arus lalu lintas di dalam kota terutama mereka yang menuju ke pusat perbelanjaan dan kawasan wisata Kota Lama.

"Pos induk pandanaran tetap ada, tapi petugas nanti akan ada waktu patroli, dan tanggal 6 kita akan tambah 1 pos di Tugu Muda, untuk back up kerawanan lalin di dalam kota karena di dalam kota padat terutama mendekati buka puasa," pungkasnya. [jie]


Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Layanan Mobil Kas Keliling

Layanan Mobil Kas Keliling

SENIN, 29 MARET 2021 , 10:27:00

Masjid Kontainer

Masjid Kontainer

SELASA, 27 APRIL 2021 , 14:59:00