Laporan Risma Soal 21 Juta Data Ganda Penerima Bansos

Tanpa Pembenahan Internal, PKS: Risma Hanya Pencitraan

Politik  SENIN, 03 MEI 2021 , 15:05:00 WIB | LAPORAN: STEFY THENU

Tanpa Pembenahan Internal, PKS: Risma Hanya Pencitraan
RMOLJateng.  Menteri Sosial Tri Rismaharini dianggap melakukan pencitraan dengan melaporkan 21 juta data ganda penerima bansos ke KPK. Data ganda itu sudah ditutup Kemensos.

Politisi PKS Mardani Ali Sera menilai, Risma hanya pencitraan kalau cuma melapor, tanpa ada pembenahan internal.

Namun, jika Risma melanjutkan investigasi mengenai puluhan juta data ganda tersebut, maka mantan walikota Surabaya itu tidak melakukan pencitraan.

"Apakah pencitraan, iya, jika berhenti cuma di sini (laporan KPK)," tegas Mardani, Senin (3/5).

Meski demikian, Ketua DPP PKS itu tetap mengapresiasi sikap dan langkah Risma tersebut. Meski publik akan mempertanyakan Risma perihal data ganda tersebut hasil warisan pemimpin kemensos sebelumnya yang notabene satu partai dengannya.

"Saya apresiasi karena berani ambil keputusan tegas," ujar Mardani, kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Menurutnya, pengungkapan data ganda ini harus sistematis dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, guna mengusut tuntas adanya penyelewengan dana negara lewat data ganda tersebut atau tidak.

"Ini harus sistematis. Menyelesaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ini dari hulu hingga hilir. Melibatkan semua stake holder seperti Kementerian Dalam Negeri, Bank Indonesia hingga pelaksana di lapangan," pungkas  Mardani. [sth]



Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Layanan Mobil Kas Keliling

Layanan Mobil Kas Keliling

SENIN, 29 MARET 2021 , 10:27:00

Masjid Kontainer

Masjid Kontainer

SELASA, 27 APRIL 2021 , 14:59:00