Warung Makan Gratis Abah Usman, Dari Umat Untuk Umat

Ekonomi  SELASA, 20 APRIL 2021 , 14:46:00 WIB | LAPORAN: LIA DINA YUNITA

Warung Makan Gratis Abah Usman, Dari Umat Untuk Umat
RMOLJateng. Bulan ramadhan kali ini,  Warung Makan Gratis Abah Usman berbagi makanan untuk berbuka puasa serta takjil secara gratis bagi umat muslim yang datang ke Masjid Madyo Mangun Karso.

Warung Makan Gratis yang dibentuk oleh para relawan muslim sejak 8 bulan silam memang bertujuan untuk berbagi makan bagi umat muslim yang melakukan ibadah di masjid.

"Konsepnya dari umat untuk umat, tujuannya memberi makan gratis untuk orang yang datang ke masjid, jadi kita adakan prasmanan dan sudah dalam bentuk bungkus, kalau yang prasmanan nanti kita ambilkan jadi prokes tetap terjaga dan nasi beserta lauk sesuai dengan porsi jadi tidak ada yang mubazir," kata Natalia Arwitasari, salah seorang relawan Warung Makan Gratis Abah Usman, Selasa (20/4).

Pengambilan nama Abah Usman memiliki alasan, selain Usman adalah sahabat Nabi, kata Abah juga merupakan kependekan dari Aku Bahagia, sedangkan Usman adalah Usaha Mandiri.

"Jadi memang ini murni usaha kami  mencari donasi untuk menyelenggarakan warung makan gratis ini, jumlah relawan tetap kami kurang lebih juga ada 10 orang," tambahnya.

Dalam melayani umat untuk menyediakan makan gratis, para relawan tetap mempertahankan protokol kesehatan.

Bahkan bagi kaum muslim yang akan mengambil makan namun tidak memakai masker, tidak diperbolehkan ikut dalam barisan. Namun bisa lebih menjauh dari barisan dan akan diambilkan makanan oleh relawan.

"Kita juga lakukan protokol kesehatan, semua yang mau ambil nasi di warung gratis harus pakai masker dan bisa berbaris rapi, kalau yang tidak pakai masker tidak boleh ikut barisan tapi kita ambilkan terpisah dan mereka bisa mundur dari barisan," tuturnya.

Warung Makan Gratis Abah Usman memang sepenuhnya mengandalkan uluran tangan dari para donatur.

Melalui sosial media, para relawan menghimpun dana untuk tetap bisa menghidupkan Warung Makan Gratis  setiap hari Senin hingga Jumat.

Warung Makan Gratis Abah Usman juga membuat jadwal, untuk hari Senin dan Kamis akan ada menu makan berbuka puasa beserta takjil, sedangkan untuk hari Selasa, Rabu, Jumat hanya akan ada menu Takjil saja.

"Kami tidak ada sumber dana pasti, kami hanya menunggu donatur saja, kalau misal tidak ada sumber dana ya kami para relawan yang akan mengeluarkan uang untuk tetap menghidupkan warung nasi gratis ini," bebernya.

Warung Makan Gratis Abah Usman tidak hanya menerima donasi dalam bentuk uang, namun bisa dalam bentuk bahan mentah atau bahkan makanan matang.

"Kalau misal berupa bahan matang kami carikan pasangannya, tapi kalau bahan mentah kami ini yang memasak di rumah kami masing-masing," katanya.

Dalam sehari minimal ada 100 buah takjil dan 100 porsi nasi untuk dibagikan. Meski berupa warung makan gratis, namun masakan dan takjil yang diberikan tidak sembarangan. Para relawan tetap mengedepankan rasa dan kualitas masakan.

Salah satu umat muslim yang kerap buka puasa di masjid yang terletak di Jalan Wolter Monginsidi adalah Tri, warga Bangetayu, yang mengaku mengetahui tentang Warung Makan Gratis Abah Usman dari sosial media.

"Menunya lumayan enak kok dan yang pasti lebih premium dibanding nasi-nasi yang dibagi di pinggir jalan. Ya semoga dengan adanya Warung Makan Gratis ini buat para doantur bisa diberkahi dan para relawan bisa terus mengadakan Warung Makan Gratis ini," tekannya. [jie]





Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Layanan Mobil Kas Keliling

Layanan Mobil Kas Keliling

SENIN, 29 MARET 2021 , 10:27:00

Masjid Kontainer

Masjid Kontainer

SELASA, 27 APRIL 2021 , 14:59:00