Disperindag Akan Segel Lapak Pasar Bulu Yang Tidak Ditempati

Ekonomi  RABU, 14 APRIL 2021 , 19:12:00 WIB | LAPORAN: LIA DINA YUNITA

Disperindag Akan Segel Lapak Pasar Bulu Yang Tidak Ditempati
RMOLJateng. Beberapa kios yang ada di Pasar Bulu Semarang terlihat kosong bahkan tidak ditempati. Lapak atau kios yang kosong sudah ditinggalkan pemiliknya hingga lebih dari tiga bulan. Kios yang kosong kebanyakan berada dilantai satu dan dua Pasar Bulu.

Dinas Perdagangan Kota Semarang akan mengambil tindakan dengan memberikan surat peringatan satu hingga tiga hingga penyegelan.

"Iya, kios yang kosong itu kita segel, dengan harapan pedagang yang bersangkutan segera ke dinas perdagangan untuk menyelesaikan semua kewajibannya. Atau memang kalau sudah dipakai lagi, akan kita tarik untuk dialihkan ke pedagang lain yang membutuhkan kios," ucap Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman, Rabu (14/4).

Fravarta mengatakan jika pemilik kios masih ingin melanjutkan pemakaian kiosnya maka diminta untuk memenuhi kewajibannya terlebih dahulu.

"Misalnya pembayaran kewajiban seperti retribusi pedagang selama ini seperti apa, itu harus dipenuhi semua," ungkapnya.

Sedangkan untuk penyegelan kios pedagang, Dinas Perdagangan susah menyurati da akan segera mengambil tindakan sesuai dengan Perda Kota Semarang Nomor 9 Tahun 2013 tentang Pengaturan Pasar Tradisional.

"Dalam Perda diatur, bahwa jika kios/los pasar tidak ditempati selama tiga bulan berturut-turut dan tidak membuka kios atau berjualan tidak membayar retribusi bisa surat izinnya dicabut," jelasnya.

Dinas Perdagangan, katanya, akan segera menertibkan kios di pasar tradisional yang terbukti kosong dan tidak ditempati. Nantinya kios itu akan diberikan bagi pedagang yang benar-benar membutuhkan.

"Karena selama ini pedagang mengetahui kalau sudah miliki kios itu untuk selamanya. Padahal itu tidak benar, dan ada ketentuannya. Dan kami juga memberikan surat pernyataan kepada pedagang bahwa kalau tidak menempati kiosnya selama tiga bulan berturut-turut dan tidak memenuhi kewajibannya, akan kami tindak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya. [jie]





Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Layanan Mobil Kas Keliling

Layanan Mobil Kas Keliling

SENIN, 29 MARET 2021 , 10:27:00

Masjid Kontainer

Masjid Kontainer

SELASA, 27 APRIL 2021 , 14:59:00