Penjualan Hewan Liar Hidup Di Pasar Dilarang WHO

Dunia  SELASA, 13 APRIL 2021 , 18:41:00 WIB | LAPORAN: HENDRATI HAPSARI

Penjualan Hewan Liar Hidup Di Pasar Dilarang WHO
RMOLJateng. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak dihentikannya penjualan hewan mamalia liar hidup di pasar makanan untuk mencegah munculnya penyakit baru.

Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (13/4), WHO mengatakan larangan dilakukan untuk melindungi kesehatan pekerja pasar dan pembeli.

Saat ini WHO bersama Organisasi Dunia untuk Kesehatan Hewan dan Program Lingkungan PBB juga tengah membuat sebuah panduan terkait penjualan hewan liar.

"Panduan tersebut meminta negara-negara untuk menghentikan penjualan mamalia liar hidup yang ditangkap di pasar makanan sebagai tindakan darurat," kata WHO, seperti dikutip Reuters.

WHO menjelaskan, hewan, terutama hewan liar merupakan sumber dari 70 persen semua penyakit menular pada manusia. Banyak di antaranya disebabkan virus baru.

"Pasar tradisional, tempat hewan hidup dipegang, disembelih, dan diberi pakaian, menimbulkan risiko khusus untuk penularan patogen ke pekerja dan pelanggan," kata WHO.

WHO juga meminta pemerintah untuk menutup bagian dari pasar makanan yang menjual mamalia liar hidup kecuali jika penilaian risiko yang memadai telah dilakukan.
Pandemi Covid-19 yang tengah terjadi saat ini diketahui memiliki keterkaitan dengan pasar makanan basah Wuhan yang menjual hewan liar.

Meski asal-usul virus corona yang menyebabkan Covid-19 belum diketahui, namun keberadaan penyakit ini menyoroti betapa buruknya dampak kesehatan dari pasar makanan yang menjual hewan liar, dikutip dari Kantor Berita RMOL. [hen]

Komentar Pembaca
Masjid Kontainer

Masjid Kontainer

SELASA, 27 APRIL 2021 , 14:59:00

Perawatan Tanaman

Perawatan Tanaman

RABU, 28 APRIL 2021 , 18:04:00

Tabur Bunga Untuk Korban Kapal Selam Nanggala KRI 402