Termasuk Direktur PT Borneo Lumbung Energi Dan Metal, KPK Panggil 3 Saksi Dalam Kasus Samin Tan

Hukrim  SENIN, 12 APRIL 2021 , 12:44:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Termasuk Direktur PT Borneo Lumbung Energi Dan Metal, KPK Panggil 3 Saksi Dalam Kasus Samin Tan
RMOLJateng. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menggali keterangan saksi-saksi dalam kasus dugaan korupsi proses pengurusan terminasi kontrak perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kementerian ESDM.
Diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri menyatakan, hari ini Senin (12/4), penyidik memanggil 3 orang saksi.

Yaitu Nenie Afwani selaku Direktur PT Borneo Lumbung Energi dan Metal (BLEM); Kenneth Raymond Allan selaku minning dan industri; dan Andreay Hasudungan Aritonga selaku karyawan swasta.

"Ketiganya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SMT (Samin Tan)," ujar Ali kepada wartawan, Senin (12/4).

Samin Tan yang merupakan bos PT BLEM ditangkap pada Senin (5/4) setelah buron selama satu tahun.

Penyidik resmi menahan Samin Tan sejak Selasa (6/4) di Rutan KPK Gedung Merah Putih.

Samin Tan diduga memberikan uang Rp 5 miliar kepada anggota DPR RI periode 2014-2019, Eni Maulani Saragih. Pemberian uang itu bertujuan agar Eni mengurusi permasalahan pemutusan PKP2B generasi 3 di Kalimantan Tengah antara PT AKT dengan Kementerian ESDM.

Samin Tan disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau Pasal 13 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP. [jie]


Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Layanan Mobil Kas Keliling

Layanan Mobil Kas Keliling

SENIN, 29 MARET 2021 , 10:27:00

Masjid Kontainer

Masjid Kontainer

SELASA, 27 APRIL 2021 , 14:59:00