Walikota Semarang Resmikan Masjid Al Haibah dan Kampung Nelayan Tambakrejo

Daerah  RABU, 07 APRIL 2021 , 17:24:00 WIB | LAPORAN: LIA DINA YUNITA

Walikota Semarang Resmikan Masjid Al Haibah dan Kampung Nelayan Tambakrejo
RMOLJateng. Rangkaian acara peresmian kegiatan OPD Pemerintah Kota Semarang diadakan di Masjid Jami Al Haibah yang berada di Kecamatan Ngaliyan. 

Dalam acara tersebut, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, meresmikan Masjid Jami Al Haibah milik Pemkot yang dalam pembangunannya menelan dana 6,6 miliar, sekaligus meresmikan kampung nelayan tambak rejo yang telah usai pembangunannya dan menghabiskan anggaran 8,3 miliar. 

Menurut Hendi, sapaan akrabnya, masjid jami ini di bangun di kawasan kecamatan ngaliyan karena di sekitar area ini belum ada masjid besar yang representatif untuk dijadikan tempat beribadah sekaligus beristirahat bagi masyarakat yang melintasi jalur pantura yang akan menuju luar kota Semarang melalui jalur ini. 

"Kalau kita lihat umumnya orang yang lewat semarang seharusnya ada masjid yang bisa untuk sholat atau sekedar beristirahat, kami siapkan masjid Al Haibah ini karena sepanjang rute pantura ini tidak ada masjid yang representatif yang bisa dipakai masyarakat yang kebetulan lewat," kata Hendi, Rabu (7/4). 

Selain itu, Pemkot Semarang juga ingin mengurangi resiko angka kecelakaan pengguna jalan di jalur pantura arah ke Kendal ini, dengan cara pengemudi kendaraan bisa sekedar beristirahat di area Masjid Al Haibah yang memiliki makna Masjid yang hebat. 

Masjid Al Haibah ini, tambah Hendi, sudah mulai digunakan untuk kegiatan ibadah sejak bulan Januari lalu. Bahkan dirinya juga mengatakan,m saat bulan ramadhan esok, masjid AL Haibah juga siap menampung jamaah sholat tarawih, yang memang diperbolehkan olehnya dengan pembatasan 50% dari total kapasitas yang disediakan. 

"Sebentar lagi bulan ramadhan, mari kita sambut dengan berdoa agar sehat dan covid segera pergi, mau mengadakan tarawih juga saya persilakan tapi saya minta untuk saling menghormati dengan cara menjaga prokes," jelasnya.

Setelah selesai pembangunan masjid jami Al Haibah, rencana Pemkot juga masih akan membangun masjid Jami yang berada di Kawasan BSB. 

"Kita amsih punya mimpi untuk membangun masjid jami yang ada di BSB, ada 1 hektar yang akan dihibahkan oleh pengelola BSB yang akan diserahkan kepada pemerintah kota semarang, dan nanti pemkot yang akan menganggarkan," tuturya. 

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Agung Semarang yang juga pengusul adanya masjid jami Al Haibah, Hanief Ismail, menyebut jika dirinya jarang melihat adanya masjid dari sepanjang kaasan Jrakah hingga Mangkang. kalaupun ada, masjid tersebut letaknya berada pada tikungan jalan yang kerap kali terlewati oleh pengemudi. Untuk itu dirinya mengusulkan pembangunan masjid jami ini kepada pemerintah kota Semarang. 

"Kita berpikir awalnya dari mulai jrakah sampai ke mangkang tidak ada masjid di pinggir jalan, di jrakah ada masjid tapi karena pas tikungan jadi masyarakat kurang tahu dan padat truk, saya usul pak wali untuk membuat masjid sebagai kenang-kenangan dari pak wali pada masa akhir jabatannya kemarin," tandasnya. [sth]  

Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Kesibukan Pekerja Saat Setahun Pandemi Covid-19
Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 , 14:08:00