Resmob Polrestabes Ringkus Pelaku Pencurian Mobil Dengan Modus Pembiusan

Hukrim  SELASA, 06 APRIL 2021 , 16:31:00 WIB | LAPORAN: IMAM RAHMAYADI

Resmob Polrestabes Ringkus Pelaku Pencurian Mobil Dengan Modus Pembiusan
RMOLJateng. Resmob Polrestabes Semarang berhasil membekuk seorang wanita pelaku pencurian mobil dengan modus pembiusan menggunakan obat tetes mata, Selasa (30/3/2021).

Pelaku yang merupakan residivis kasus yang sama ini ditangkap dalam sebuah penggerebekan yang dipimpin Kanit Resmob Iptu Reza Arif Hadafi di SPBU Sukun sebelum menjual mobil curian.

Kasat Reskrim Polrestabes AKBP Indra Mardiana mengungkapkan, pelaku yang diketahui bernama Dinda AW (28) warga Kauman, Pringsurat Temanggung ini sebelumnya memesan mobil rental yang disopiri oleh Soim F warga Jomblang, Magelang dan hendak diantarkan ke Pekalongan.

Namun sesampainya di sebuah SPBU di Semarang pelaku memanfaatkan situasi dengan memperdaya korban.

"Saat korban ke toilet, pelaku memanfaatkan situasi dengan memberikan lima tetes obat mata ke dalam botol air mineral milik korban hingga korban mual dan pusing," ungkap AKBP Indra Mardiana saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Selasa (6/4/2021).

Kasat Reskrim menambahkan, kurang lebih 15 menit obat tetes mata ini bereaksi dan korban merasakan mual hebat dan hampir pingsan.

Mengetahui kondisi tersebut pelaku langsung menelpon aplikasi driver online untuk menuju ke SPBU tersebut.

"Pelaku ini lantas mengajak driver online untuk menyopiri mobil Calya No Pol AA-9378 CT menju RS Banyumanik untuk mengantarkan korban yang sudah dalam kondisi tak berdaya," imbuhnya.

Sementara dari keterangan Dinda Aristya W diketahui, usai mengantarkan korban ke RS ia bersama driver Online kembali ke SPBU tersebut.

Rencanaya mobil hasil curian ini akan dijual kepada seseoramg dan sudah disepakati harganya. Saat ditanya Polisi bagaimana ia mengetahui kalau obat tetes mata tersebut dapat membuat orang tidak sadar, wanita beranak satu ini hanya berkata singkat.

"Saya mengetahui kalau obat tetes mata dapat membuat orang teler dari informasi teman "jeng jeng" di Yogyakarta dan langsung saya praktekan. Rencanaya uang hasil penjualan mobil nantinya akan digunakan untuk foya-foya," ungkap Didnda.

Kini Dinda harus kembali menjalani sebagai pesakitan di ruang tahanan Mapolrestabes Semarang.

Sebelumya ia juga pernah ditahan dan menjalani hukuman selama 5 tahun di Lapas Wanita Bulu dan baru keluar pada bulan April 2020. Dari hasil pemeriksaan sementara pelaku pernah melakukan aksi yang sama di wilayah hukum Polres Kudus. [jie]






Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Layanan Mobil Kas Keliling

Layanan Mobil Kas Keliling

SENIN, 29 MARET 2021 , 10:27:00

Masjid Kontainer

Masjid Kontainer

SELASA, 27 APRIL 2021 , 14:59:00