Beraksi di 38 TKP, Resmob Polsetabes Semarang Tembak Dua Pelaku Begal

Hukrim  RABU, 31 MARET 2021 , 12:20:00 WIB | LAPORAN: IMAM RAHMAYADI

Beraksi di 38 TKP, Resmob Polsetabes Semarang Tembak Dua Pelaku Begal
 RMOLJateng. Petugas Unit Resmob Polrestabes Semarang menembak dua orang begal yang beraksi di 38 lokasi di Kota Semarang.

Terakhir, mereka merampas  tas milik seorang wanita di Jalan Imam Bonjol, tepatnya depan kantor Pegadaian, Sabtu (27/3) lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana mengungkapkan, akibat kejadian itu korban Meri Andriyani J (26) warga Dadapsari, Semarang Utara mengalami sejumlah luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

"Korban saat dirampas berusaha mengejar kawanan begal ini namun nahas, korban terjatuh dan mengalami luka-luka," ungkap AKBP Indra Mardiana saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang,  Rabu (31/3).

Setelah mendapat laporan, anggota Resmob yang dipimpin Kanit Resmob Iptu Reza Arif Hadafi  langsung bergerak dan melakukan penangkapan terhadap Bagas Wara Hari Saputra (21), warga Perum Puri Asri Pringgondani, Bangetayu Wetan, dan Septian Ogi Kristianto alias Boneng (22) penduduk Jalan Gebang Anom Raya,Genuk, Semarang.

"Dari pengakuan sementara kedua pelaku sudah melakukan aksi perampasan di 38 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukum Polrestabes Semarang. Tersangka Bagas kita sergap saat berada di perempatan pasar Genuk. Sementara Septian Ogi alias Boneng kita tangkap di tempat kerjanya," jelas AKBP Indra.

Kasat Reskrim menambahkan, dalam aksinya, para pelaku selalu mencari kelengahan korban yang saat itu sedang menelpon dan langsung mengambil paksa. Keduanya dilakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki.

"Kami ingatkan untuk para pelaku kejahatan lainya di kota Semarang untuk tidak membuat resah karena kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas terukur," tegasnya.

Dari kedua pelaku, berhasil disita sejumlah barang bukti di antaranya telpon genggam, tas dan sepeda motor. Kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. [sth]


Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Kesibukan Pekerja Saat Setahun Pandemi Covid-19
Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 , 14:08:00