Penghijauan Hutan Bromo UNS Disiapkan untuk Pendidikan dan Wisata

Daerah  SABTU, 06 MARET 2021 , 18:04:00 WIB | LAPORAN: DIAN TANTI BURHANI

Penghijauan Hutan Bromo UNS Disiapkan untuk Pendidikan dan Wisata
RMOLJateng. Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Gunung Bromo UNS, yang ada di Kabupaten Karanganyar, terus dirawat dan dihijaukan.

Sebagai implementasi program Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar UNS kepada masyarakat.

Gerakan penghijauan dalam rangkaian Dies Natalis ke 45 Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) dilakukan dengan menanam 2.420 bibit, oleh Rektor UNS Prof. Jamal Wiwoho bersama Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Ustaz Yusuf Mansur, Sabtu (6/3).

"Insyaallah kami akan memanfaatkan KHDTK ini dengan hal-hal yang mendukung program pemerintah, khususnya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta kementerian-kementerian lain. Untuk kepentingan pendidikan, pariwisata dan lingkungan," ujar Prof. Jamal.

Jenis bibit terdiri dari Eukaliptus sebanyak 200 pohon dari Perhutani, tanaman buah-buahan (sirsat, alpukat, jeruk nipis, jambu biji, kopi, trembesi, sengon, dan tabe buya) sebanyak 1.000 pohon dari BPDASHL Surakarta, dan tanaman jahe 1.000 dan durian sawo besar sebanyak 50 pohon bantuan dari Ustaz Yusuf Mansur.

Selain itu, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kehutanan (Pusdiklathut) dan Pusat Studi Demokrasi dan Ketahanan Nasional (Pusdemtanas) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNS juga menanam 100 bibit pohon gaharu dan 70 pohon cendana di kawasan KHDTK Gunung Bromo.

Prof Jamal mengatakan, akan melibatkan berbagai program studi dari beberapa fakultas untuk bersama-sama memanfaatkan dan mengembangkan KHDTK Gunung Bromo UNS ini.

Ada sejumlah rencana yang disampaikan Prof. Jamal. Seperti pemanfaatan KHDTK Gunung Bromo UNS sebagai kawasan pariwisata, pendidikan, termasuk sebagai tempat pernikahan berkonsep alam terbuka di tengah hutan.

"Luasnya sekitar 126 hektar. Pemanfaatan lainnya pasti untuk mengoptimalisasikan aset milik UNS sesuai dengan dinamikanya dengan tidak mengesampingkan core kita yaitu pendidikan," jelas Prof. Jamal. [hen]

Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Kesibukan Pekerja Saat Setahun Pandemi Covid-19
Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 , 14:08:00