Miris, Hampir Tiap Hari Ada Pernikahan Anak di Batang

Daerah  KAMIS, 04 MARET 2021 , 16:07:00 WIB | LAPORAN: BAKTI BUWONO

Miris, Hampir Tiap Hari Ada Pernikahan Anak di Batang
RMOLJateng. Angka pernikahan anak atau usia dini di Kabupaten Batang cukup tinggi.  Hingga awal Maret 2021, jumlah pernikahan anak di Batang mencapai 81 kasus. Jika dirata-rata, maka setiap hari ada kasus pernikahan anak. 

Data itu dihimpun Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Batang. 

"Dari semuanya itu, hanya ada satu yang murni mengajukan perkawinan tanpa ada masalah," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Esti Herlina di kantornya, Kamis (4/3). 

Esti mengaku prihatin dengan tingginya pernikahan di Kabupaten Batang.  Hal yang membuatnya miris adalah, rata-rata pengajuan dispensasi nikah dilatarbelakangi masalah sudah berhubungan layaknya suami istri.  Umur termuda perkawinan anak di Batang adalah 14 tahun.

"Kebanyakan yang di bawah umur perempuannya, kalau pasangan laki-lakinya kebanyakan sudah usia dewasa," jelasnya. 

Ia mengatakan, data itu dari pasangan yang meminta surat keterangan ke Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A).  Pihaknya tidak mengeluarkan surat rekomendasi, tapi hanya surat keterangan sebagai syarat dispensasi menikah di Pengadilan Agama.
"Orangtua yang memaksa menikahkan anaknya ada yang beralasan karena tidak enak dengan tetangga dan jadi bahan omongan di kampung," tuturnya. 

Kasus yang membuatnya paling prihatin adalah pasangan anak usia 14 tahun dan 15 tahun yang sudah hamil lima bulan ketika mengajukan dispensasi nikah.  Esti menegaskan, batas usia seseorang dianggap anak adalah 18 tahun.

Ia berharap, angka pernikahan dini di Batang bisa turun.  Pihaknya menegaskan, perlu peran orangtua dan lingkungan sekitar untuk sadar bahwa ada hak anak yang terenggut dengan pernikahan dini.

"Mereka bisa kehilangan kesempatan belajar hingga tuntas atau mencapai masa depan yang lebih baik, karena harus menikah di usia dini," katanya. [sth]

Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Kesibukan Pekerja Saat Setahun Pandemi Covid-19
Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 , 14:08:00