Turki Dan Afghanistan Rayakan 100 Tahun Hubungan Diplomatik

Dunia  SELASA, 02 MARET 2021 , 07:47:00 WIB | LAPORAN: STEFY THENU

Turki Dan Afghanistan Rayakan 100 Tahun Hubungan Diplomatik
RMOLJateng. Turki dan Afghanistan merayakan hubungan diplomatik ke-100 tahun pada Senin (3/1) waktu setempat. Kedua negara melakukan resepsi peringatan hari bersejarah lewat acara yang digelar secara virtual. 

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan bahwa hubungan antara kedua negara terbentuk dari sejarah dan budaya bersama.  Ia menggarisbawahi bahwa kedua negara telah berdiri berdampingan di masa-masa paling sulit. Ankara mendukung Afghanistan untuk berdiri sendiri selama periode awal Republik setelah pendirian Turki sendiri pada tahun 1923. 

Banyak guru, dokter, dan petugas Turki, yang ikut membantu membangun institusi modern di Afghanistan antara 1920-1960. Secara khusus, Mevlut menyebut dokter Turki Kamil Urga, telah melayani Afghanistan selama 17 tahun.  "Lewat beliaulah, akhirnya berdiri dasar-dasar Fakultas Kedokteran Kabul," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Senin (1/3).  Kedua negara bekerja sama secara erat di platform internasional dan dalam mekanisme multilateral.

Keduanya  juga bertindak bersama dalam perang melawan terorisme. Selama itu pula Turki terus memberikan dukungan untuk pembangunan dan keamanan Afghanistan.  "Bantuan pembangunan kami ke Afghanistan adalah salah satu program bantuan terbesar yang dilakukan di negara kami. Kami merealisasikan 1.300 proyek termasuk pendidikan, kesehatan dan infrastruktur," ujar Mevlut, seperti dilansir Kantor Berita RMOL. 

Ankara telah berkontribusi untuk masa depan Afghanistan dengan membuka lebih dari 100 sekolah dan memberikan beasiswa kepada 4.000 siswa di negara itu.  Hubungan diplomatik antara Turki dan Afghanistan terjalin dengan penandatanganan Perjanjian Aliansi Turki-Afghanistan pada 1 Maret 1921.

Kedutaan Besar Turki di Kabul merupakan perwakilan diplomatik pertama yang diresmikan di Afghanistan setelah memperoleh kemerdekaan pada tahun 1919.  Selain itu, Afghanistan menjadi negara kedua yang mengakui pemerintah di bawah parlemen muda Turki yang didirikan pada 1920 selama perang kemerdekaan Turki. [sth]

Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Kesibukan Pekerja Saat Setahun Pandemi Covid-19
Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 , 14:08:00