Kementerian Kesehatan Israel Larang Penjualan Makanan Laut Menyusul Tumpahnya Minyak di Pantai Mediterania

Dunia  KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 , 12:24:00 WIB | LAPORAN: HENDRATI HAPSARI

Kementerian Kesehatan Israel Larang Penjualan Makanan Laut Menyusul Tumpahnya Minyak di Pantai Mediterania
RMOLJateng. Israel melalui Kementerian Kesehatan mengeluarkan perintah larangan penjualan ikan atau makanan laut apa pun dari pantai Mediterania hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Dilansir dari Kantor Berita RMOL, pelarangan ini menyusul tumpahnya minyak besar-besaran yang telah membanjiri pantai Israel dengan tar hitam sejak dua hari lalu.

Saat ini memang belum ada bukti yang menunjukkan ikan-ikan itu berbahaya bagi kesehatan, tetapi kementerian harus memastikannya melelaui menelitian lebih lanjut.

Larangan itu mencakup ikan dan makhluk hidup lainnya yang dijual untuk dikonsumsi. Ini segera berlaku dan akan berlangsung sampai Kementerian Kesehatan mendapatkan hasil dari tes laboratorium dan mencabut pelarangan, seperti dilaporkan Times of Israel, Rabu (24/2).
 
Pencemaran air laut akibat tumpahan minyak dari sebuah kapal ini juga akhirnya mendesak pemerintah setempat untuk menutup pantai. Khusus relawan masih diperbolehkan masuk ke area pesisir pantai. Selain itu, militer juga akan diterjunkan di pesisir Mediterania untuk membantu pembersihan pantai.

Tumpahan tersebut dianggap oleh Otoritas Taman dan Alam Israel sebagai salah satu bencana ekologi terburuk yang pernah tercatat dengan minyak dan ter hitam menutup sebagian besar garis pantai Mediterania Israel sepanjang 195 kilometer.

Tumpahan itu jelas mengganggu dan menyebabkan kerusakan parah pada satwa liar dan ekosistem.

Kementerian Perlindungan Lingkungan Hidup meluncurkan operasi besar untuk membersihkan ter yang menutupi seluruh pantai. [hen]

Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Kesibukan Pekerja Saat Setahun Pandemi Covid-19
Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 , 14:08:00