Jimly: Terbiasa Bebas Dalam Demokrasi, Makin Sulit Kendalikan Covid-19

Nusantara  SELASA, 23 FEBRUARI 2021 , 10:32:00 WIB | LAPORAN: STEFY THENU

Jimly: Terbiasa Bebas Dalam Demokrasi, Makin Sulit Kendalikan Covid-19
RMOLJateng. Lebih dari setengah juta orang di Amerika Serikat meninggal dunia usai terinfeksi Covid-19. Presiden Joe Biden dalam sebuah pidatonya bahkan merasa kaget lantaran jumlah itu terjadi hanya dalam waktu setahun.

Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menilai lonjakan angka itu tidak terlepas dari makin terbiasanya orang dengan kebebasan berdemokrasi.

Menurut Jimly, semakin terbisa dengan kebebasan dalam demokrasi, maka jumlah sebaran Covid-19 akan semakin tinggi juga.

Makin orang terbiasa dengan kebebasan dalam demokrasi, makin susah mengendalikan mobilitas manusia untuk berdisiplin, maka korban jadi banyak,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Selasa (23/2), seperti dikutip Kantor Berita RMOL.

Atas alasan itu, anggota DPD RI ini berharap masyarakat Indonesia bisa memetik pelajaran dari apa yang terjadi di AS. Bahwa disiplin ketat dalam menerapkan protokol kesehatan harus dilakukan demi mencegah sebaran pandemi.

Ini pelajaran bagi semua utk self-restraint dan berdisiplin dengan urusan kesehatan bersama,” tutupnya. [sth]


Komentar Pembaca
Pra Rekontruksi Perampokan di Kawasan Barito Semarang
Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 08:37:00

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 13:48:00