Persoalan Oknum Tentara Di Salatiga Berakhir Damai

Daerah  KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 , 23:07:00 WIB | LAPORAN: ERNA YUNUS B

Persoalan Oknum Tentara Di Salatiga Berakhir Damai
RMOLJateng. Persoalan WN/ EN warga Kecamatan Tingkir Kota Salatiga dengan oknum TNI berinisial Kapten AK terkait pemutusan hubungan kerjasama sepihak, berakhir damai.

Kedua belah pihak bertemu dan sepakat menempuh kata damai dalam balutan kekeluargaan. Hal ini dipertegas Kapenrem 073/Makutarma Novari Prasetyo Mayor CAJ saat dikonfirmasi wartawan, di ruang kerjanya, Kamis (4/2).

Ia menandaskan, ada kesalahpahaman di antara keduanya seperti muncul dalam pemberitaan.

"Berkaitan dengan kerjasama satu produk, kami menilai itu kesalahpahaman saja. Dan hari ini tadi bisa diselesaikan dengan difasilitasi Denpom IV/3 Salatiga secara kekeluargaan," kata Kapenrem 073/Makutarma Novari Prasetyo Mayor CAJ.

Kapten AK didampingi Lettu CHK Endro .Y. Kaur Bandukum Kumrem 073/Makutarama bertemu dengan WN/EN serta keluarganya untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Harapannya dari persoalan ini sudah selesai dan tidak berlarut-larut, tidak timbul sesuatu hal dibelakang hari," tandas Novari.

Sebelumnya, antara Kapten AK dengan WN/EN difasilitasi Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3 Kota Salatiga Letkol CPM Singgih Paminto.

Dalam mediasi juga AKBP (P) Rugaya Renwarin SH MM serta guru spiritualnya Pengasuh Ponpes An Nur Gus Ali Munadah Spdi Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang yang merupakan bjbi angkat serta guru spiritual WN/ EN.

Dalam pertemuan itu telah terlontar kata maaf serta uang tunai Rp 1 juta yang diselipkan dibawah pintu rumah WN sepakat dikembalikan ke Kapten AK.

Sebelumnya, Selasa (2/1) pagi kemarin WN didampingi ibu angkatnya, AKBP (P) Rugaya Renwarin SH MM serta guru spiritualnya Pengasuh Ponpes An Nur Gus Ali Munafah Spdi Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang mendatangi Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/3 Kota Salatiga berkaitan dengan persoalan yang terkatung-katung hingga satu tahun lamanya hingga membuat WN/EN mengalami kerugian material dan imateril sangat besar. [hen]

Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Kesibukan Pekerja Saat Setahun Pandemi Covid-19
Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 , 14:08:00