Pasar Tetap Dibuka, Ganjar Minta Prokes Diawasi Ketat

Daerah  KAMIS, 04 FEBRUARI 2021 , 14:11:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Pasar Tetap Dibuka, Ganjar Minta Prokes Diawasi Ketat
RMOLJateng. -  Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memberikan kewenangan pada masing-masing bupati/walikota untuk tetap membuka pasar tradisional selama gerakan Jateng Di Rumah Aja, pada 6-7 Februari besok.

Beberapa daerah enggan menutup pasar saat akhir pekan besok, namun dia meminta protokol kesehatan (prokes) diawasi secara ketat.
"Saya tidak masalah, kalau bisa (pasar) disemprot bareng-bareng, itu bisa membantu menyehatkan. Saya minta diatur protokolnya dan menjadikan ini momentum penataan pasar," kata Ganjar, Kamis (4/2).

Ganjar menegaskan, jika tetap akan membuka pasar tradisional,  pihaknya meminta agar betul-betul dilakukan penataan. Pasar ditata, disemprot dan pedagang diberikan jarak agar tidak berkerumun.

"Kalau perlu pedagang dikeluarkan ke jalan untuk keperluan penataan itu. PKL juga sama, dikeluarkan saja untuk kemudian protokol kesehatan bisa berjalan," tegasnya.

Sebab, pasar, PKL dan beberapa tempat lain, selama ini sulit diatur. Jika bisa diatur, maka semuanya akan berjalan bagus.

"Problemnya kan hari ini sulit diatur. Masih banyak yang nongkrong, warungnya sempit, tidak berjarak dan sebagainya. Makanya pengalaman Pasar Salatiga dulu bagus, tapi tidak berlangsung," terangnya.

Namun, menurut Ganjar, ada beberapa bupati/walikota yang sepakat untuk menutup secara keseluruhan. Sebagian lainnya akan membatasi. Melihat keragaman kebijakan itu, Ganjar menyerahkan semuanya kepada masing-masing kepala daerah.

Gerakan Jateng di Rumah Saja itu akan digelar akhir pekan ini, tepatnya pada 6-7 Februari mendatang melalui Surat Edaran (SE) nomor 443.5/0001933. Kebijakan itu tidak berlaku bagi orang bergerak di sektor esensial dikecualikan dalam kebijakan itu. Di antaranya, sektor kesehatan, kebencanaan, keamanan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, logistik dan kebutuhan pokok masyarakat, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional. [sth]





Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Kesibukan Pekerja Saat Setahun Pandemi Covid-19
Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 , 14:08:00