Puluhan Ribu Warga Mamuju dan Majene Mengungsi Akibat Gempa

Nusantara  SABTU, 23 JANUARI 2021 , 23:49:00 WIB | LAPORAN: HENDRATI HAPSARI

Puluhan Ribu Warga Mamuju dan Majene Mengungsi Akibat Gempa
RMOLJateng. Akibat bencana gempa gempa bumi pada Jumat (15/1) membuat 89.624 warga Kabupaten Mamuju dan Majene mengungsi.

Pengungsi di Kabupaten Mamuju sebanyak 60.505 orang dan Kabupaten Majene sebanyak 29.119 orang,” kata Jubir Satgas Penanggulangan Bencana Alam Provinsi Sulbar M Natsir, Sabtu (23/1), dikutip dari Kantor Berita RMOL.

Para pengungsi itu tersebar di 249 titik pengungsian, dengan rincian Kabupaten Mamuju pengungsian di atas 100 orang sebanyak 105 titik dan di bawah 100 orang sebanyak 124 titik. Selanjutnya, di Kabupaten Majene dengan pengungsian di atas 100 orang sebanyak 20 titik.

Di Kabupaten Mamuju, para pengungsi tersebar di Kecamatan Mamuju, Simboro, Tapalang, Tapalang Barat, Kaluku, Papalang dan Balakkang. Sementara di Kabupaten Majene, para pengungsi tersebar di Kecamatan Malunda dan Ulumanda.

Dari catatan Pemprov Sulbar yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Muhammad Idris, jumlah korban meninggal dunia  sebanyak 91 jiwa, 320 jiwa dengan luka sangat berat yang saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit, 426 jiwa luka berat, 240 jiwa luka sedang dan 2.703 jiwa luka ringan.

Gubernur Sulawesi Barat HM Ali Baal Masdar mengimbau masyarakat Kabupaten Mamuju dan Majene untuk dapat kembali ke rumah masing-masing, jika rumah mereka tidak dalam keadaan rusak. Ali menyatakan, tidak ada yang perlu ditakutkan masyarakat, karena situasi sudah kembali aman. Selain itu, tidak perlu ketakutan dengan isu-isu jika ada gempa yang lebih besar serta tsunami di wilayah Sulbar.

Saya rasa kita harus semangat, tidak usah terlena dan takut, tapi tetap waspada,” harap Ali. [hen]

Komentar Pembaca
Pra Rekontruksi Perampokan di Kawasan Barito Semarang
Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 08:37:00

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 13:48:00