Olahraga, Sarana Menjaga Imun Saat Pandemi

Olahraga  SENIN, 18 JANUARI 2021 , 20:02:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Olahraga, Sarana Menjaga Imun Saat Pandemi
RMOLJateng. Menjaga kebugaran tubuh di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini sangat penting untuk dilakukan. Terlebih saat ini memasuki musim penghujan.

Olahraga dianggap menjadi salah satu cara untuk menjaga imunitas tubuh tetap stabil, selain tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan untuk sementara waktu.

"Saya rutin berolahraga di GOR Tri Lomba Juang setidaknya tiga kali dalam sepekan," kata Farrel Arya, salah seorang  warga Kota Semarang usai jogging di GOR Tri Lomba Juang, Senin (18/1/2021).

Farrel Arya merupakan satu di antara ribuan masyarakat Kota Semarang yang memanfaatkan GOR Tri Lomba Juang sebagai sarana berolahraga.

Pria yang akrab disapa Farrel ini mengaku bersemangat dalam berolahraga. Dia mengapresiasi Pemerintah Kota Semarang telah memfasilitasi warga dalam mengoptimalkan lokasi tersebut sebagai sarana untuk berolahraga.

"Meski demikian, Pemkot Semarang tidak mengijinkan aktivitas olah raga di GOR Tri Lomba Juang tanpa mentaati protokol kesehatan," ujarnya.

Dicontohkan salah satu peraturan yang di terapkan Pemkot Semarang yakni  membatasi pengunjung di area GOR Tri Lomba Juang.

Selain itu, sebagai langkah antisipasi juga disediakan tempat cuci tangan di setiap pintu masuk, pengecekan suhu tubuh pengunjung dan sejumlah hal lainnya.

Winda Handriyati, warga Lempongsari, Gajahmungkur, mengaku juga kerap menggunakan lapangan GOR Tri Lomba Juang untuk berolahraga.

Fasilitas umum yang disediakan di lapangan yang berlokasi di tengah kota itu dianggap cukup lengkap dan sangat berguna bagi warga Kota Semarang.

Dalam seminggu, Winda bersama tetangganya datang jogging dua kali, yakni tiap Sabtu dan Minggu pagi. Selain karena bersih, lapangan GOR Tri Lomba Juang terbilang bagus.

"Saya berharap masih dapat berolahraga di GOR Tri Lomba Juang karena fasilitasnya lengkap. Lagi pula lokasinya juga dekat dengan tempat tinggal saya," kata Winda.

Wanita berparas menawan itu tak was-was meski pandemi sedang terjadi. Pasalnya dia melihat warga yang berolahraga di lapangan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Seperti diketahui, pemerintah melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa dan Bali mulai 11-25 Januari 2021.

Upaya ini dilakukan guna menekan tingginya angka kasus Covid di Indonesia.

Untuk Kota Semarang, Pemkot  melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), mencakup Work From Home (WFH) hingga 75 persen dari kapasitas kantor.

Kemudian, pembelajaran menggunakan sistem daring, pusat perbelanjaan dibatasi buka sampai pukul 19.00. Selanjutnya, kegiatan peribadatan di batasi 50 persen dari total kapasitas tempat ibadah.

Selanjutnya, tempat hiburan, restoran, dan pedagang kaki lima (PKL) beroperasi maksimal sampai pukul 21.00. Jumlah penumpang tranportasi dibatasi dan kegiatan sosial budaya untuk sementara ditiadakan.

Sejumlah ruas jalan protokol di Kota Semarang juga ditutup mulai pukul 21.00-06.00, meliputi Jalan Letjend  Suprapto (Kota Lama) dari Sayangan sampai Jembatan Berok.

Kemudian, Jalan Pandanaran dari Bundaran Tugu Muda sampai Simpanglima, Jalan Pahlawan dari Air mancur sampai Simpanglima, Jalan Ahmad Yani dari RRI sampai Simpanglima.

Selanjutnya, Jalan Pemuda dari Simpang Pemuda sampai Jalan Piere Tendean dan Jalan Gajahmada (Simpang Kampung Kali).

Selanjutnya, penutupan ruas jalan full 24 jam dilakukan di Jalan Supriyadi dari Simpang Tlogosari sampai Majapahit. Kemudian, Jalan Tanjung dari Simpang Imam Bonjol sampai Pemuda dan Jalan Lamper Tengah Raya dari Simpang Majapahit sampai Pertigaan Mrican. [jie]

Komentar Pembaca
Pra Rekontruksi Perampokan di Kawasan Barito Semarang
Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 08:37:00

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 13:48:00