Pemkot Diminta Ambil Langkah Secepatnya Antisipasi Banjir Di Tembalang

Daerah  SENIN, 18 JANUARI 2021 , 19:48:00 WIB | LAPORAN: LIA DINA YUNITA

Pemkot Diminta Ambil Langkah Secepatnya Antisipasi Banjir Di Tembalang
RMOLJateng. Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono menilai penyebab banjir di Perimahan Dinar Indah dan Rowosari Semarang karena curah hujan tinggi menyebabkan debit air Sungai Babon naik.

Alhasil, air tidak tertampung dan merendam perumahan warga.

"Volume air memang cukup tinggi, hulunya di Pucang Gading ketinggiannya sampai 170 cm dan baru dibuka. Hal ini membuat banjir masuk ke perkampungan, di Meteseh di Perumahan Dinar Indah dan Rowosari," kata Suharsono saat ditemui di kantornya, Senin (18/1).

Suahrsono menjelaskan, kondisi Perumahan Dinar Indah merupakan cekungan menjadi salah satu penyebab banjir. Sedangkan untuk tanggul, sudah diperkuat dengan parapet setinggi 2,5 meter.

"Sebenarnya sudah ada rencana normalisasi Sungai Babon dari BBWS, karena terkendala refocusing anggaran tidak jadi dilakukan di tahun ini. Hulunya memang dari Ungaran, lewat Tembalang, Pucang Gading dan Semarang bagian timur," ucapnya.

Menurutnya, warga sekitar bencana meminta agar pemerintah melakukan penyodetan sungai. Namun langkah tersebut akan dikaji ulang melalui studi kelayakan.

Sementara untuk pintu air di Pucang Gading, yang merupakan kewenangan provinsi sebenarnya harus dikontrol agar wilayah ini tidak tergenang banjir.

"Saya melihat kondisinya demikian, sungainya sebenarnya lebar, namun berkelok dan ada yang dekat dengan perkampungan. Harapannya jika ada normalisasi bisa mengatasi persoalan," tuturnya.

Pihaknya meminta Pemkot Semarang untuk melakukan langkah antisipasi. Selain itu, di wilayah Perumahan Dinar Indah, perlu kembali dikaji memerlukan tambahan parapet atau tidak. [hen]

Komentar Pembaca
Pra Rekontruksi Perampokan di Kawasan Barito Semarang
Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 08:37:00

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 13:48:00