Resahkan Warga, Polisi Bubarkan Arena Balap Liar Di Kebumen

Hukrim  SABTU, 16 JANUARI 2021 , 18:01:00 WIB | LAPORAN: PRAYITNO

Resahkan Warga, Polisi Bubarkan Arena Balap Liar Di Kebumen
RMOLJateng. Meresahkan warga, aksi balap liar di Jalur Lingkar Selatan-Selatan atau JLSS Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen, dibubarkan polisi, Sabtu (16/1/2021) sore.

Suasana balap liar yang tadinya menegangkan, berubah menjadi kepanikan saat Sat Sabhara Polres Kebumen mendadak tiba di lokasi. Baik joki ataupun penonton kalang kabut menyelamatkan diri dari kejaran petugas.

Pembubaran yang dipimpin oleh Kasat Sabhara AKP Rudjito itu, sedikitnya mengamankan 6 remaja dan sebuah mobil bak terbuka untuk mengangkut penumpang.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Iptu Sugiyanto mengungkapkan, setelah diamankan 6 remaja itu diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi.

"Mereka yang ditangkap selanjutnya diberikan pembinaan oleh Kasat Sabhara di Polres Kebumen. Semoga mereka jera," jelas Iptu Sugiyanto.

Ke-6 remaja yang diamankan, mayoritas adalah warga Kabupaten Cilacap dan masih di bawah umur.

"Informasi yang kami peroleh, balap liar yang diselenggarakan merupakan balapan ilegal, antar bengkel motor di Kebumen dan Cilacap," jelasnya.

Informasi dari remaja yang diamankan, di dalam pertandingan itu ada uang taruhannya. Baik penonton ataupun joki, sama-sama taruhan. Bahkan taruhan pernah mencapai Rp 25 juta dalam sekali balapan.

"Iya pernah pak, Rp 25 juta untuk taruhan. Penonton juga pada ikut taruhan. Uangnya minta sama orangtua. Saya kapok, saya berjanji tidak akan mengulangi lagi," kata salah satu remaja yang diamankan.

Sugiyanto menambahkan, dari segi keselamatan, balap liar di Desa Tanggulangin tergolong sangat berbahaya. Meski terlihat lurus dan halus jalannya, warga setempat banyak yang lalu-lalang. Kemungkinan terjadi kecelakaan sangat besar sekali.

"Sisi lain, Pemerintah Kabupaten Kebumen tengah menggelar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) karena angka Covid-19 memprihatinkan, justru para pemuda itu berkumpul tanpa terapkan protokol kesehatan,” pungkas Sugiyanto. [jie]



Komentar Pembaca
Pra Rekontruksi Perampokan di Kawasan Barito Semarang
Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 08:37:00

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 13:48:00