Penyandang Difabel Tunanetra Tak Lolos CPNS, Ini Alasan BKD Jateng

Pemerintahan  SABTU, 16 JANUARI 2021 , 09:33:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Penyandang Difabel Tunanetra Tak Lolos CPNS, Ini Alasan BKD Jateng
RMOLJateng. Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Jawa Tengah, Wisnu Zahroh, mengatakan terkait persoalan difabel tunanetra, Muhammad Baihaqi, tidak lolos dalam seleksi CPNS.

Dia mengungkap, Baihaqi tidak diterima lantaran memang tidak memenuhi persyaratan seleksi CPNS periode 2019.

Dia menerangkan, aturan peserta CPNS khusus disabilitas sudah dijelaskan rinci. Salah satunya, lanjutnya, Jawa Tengah tidak menerima formasi guru matematika dari difabel tunanetra.

"Sejak awal kami telah menggelar rapat dengan tim disabilitas. Yang paling tepat untuk saat ini untuk disabilitas apa saja. Itu yang menentukan tim disabilitas," kata Wisnu (Sabtu (16/1).

Menurut Wisnu, aturan Menpan-RB mengatur rambu-rambu, difabel jenis apa saja yang bisa diterima menjadi PNS, asal tidak menggunakan alat bantu seperti kursi roda, tongkat untuk membantu berjalan dan lain sebagainya.

Karena Provinsi boleh menentukan, lanjut dia, BKD menggelar rapat dengan tim disabilitas dan mendapat persetujuan dari Kemenpan-RB.

Meski begitu, Wisnu mengakui, pihaknya kecolongan saat melakukan verifikasi terhadap hampir 54 ribu pendaftar CPNS.

"Karena yang daftar 53.900an orang dan verifikasi hanya diberi waktu 10 hari. Ndilalah kecolongan. Ketahuannya waktu tes kan orangnya hadir. Lho matematika kan tidak boleh diikuti tunanetra,” ungkapnya.

Menghadapi gugatan Baehaqi di PTUN, Wisnu mengaku akan tetap menjalani proses.

"Kami menyiapkan tim ahli dari pusat untuk menjelaskan,” tandasnya.

Wisnu juga menegaskan jika Pemprov Jateng hanya sebagai penyelenggara CPNS, jadi tidak pas jika Baihaqi menggugat BKD, Sekda, atau Gubernur Jateng. Seharusnya ke tingkat pusat karena Menpan dan BKN yang memuat aturan dan keputusan. [jie]





Komentar Pembaca
Pra Rekontruksi Perampokan di Kawasan Barito Semarang
Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 08:37:00

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 13:48:00