Bobol Bengkel, Warga Purbalingga Dibekuk

Hukrim  SENIN, 11 JANUARI 2021 , 14:34:00 WIB | LAPORAN: PRAYITNO

Bobol Bengkel, Warga Purbalingga Dibekuk
RMOLJateng. Seorang lelaki DTN (30) warga Desa Mipiran, Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga, dibekuk jajaran Polsek Kalimanah yang bekerja sama dengan Polres Purbalingga.

Tersangka DTN membobol sebuah bengkel sepeda motor di Desa Babakan, Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga.

Pelaku diamankan berikut barang bukti yang belum sempat dijual.
 
Kabag Ops Polres PurbaIingga Kompol Pujiono, Senin (11/1) mengatakan,  tersangka DTN (30) yang bekerja sebagai karyawan swasta melakukan pencurian pada Sabtu (12/12/2020) di bengkel milik Yefri Saputra (42) warga Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon yang memiliki bengkel di wilayah Desa Babakan.
 
"Korban pemilik bengkel kehilangan sejumlah barang. Total kerugian ditaksir mencapai Rp5 juta. Kemudian korban melaporkan peristiwa pencurian ke Polsek Kalimanah," kata Kabag Ops didampingi Kasubbag Humas Iptu Widyastuti dan Kapolsek Kalimanah AKP Setiadi.
 
Dikatakan Kompol Pujiono, berdasarkan laporan korban, kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan diperoleh informasi adanya sejumlah sparepart kendaraan yang dititipkan di salah satu rumah warga Kecamatan Bukateja.
 
"Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut akhirnya pelaku pencurian bisa diidentifikasi. Tersangka kemudian berhasil diamankan di rumah orang tuanya, Selasa (5/1)," kata Pujiono.
 
Dari tangan tersangka diamankan sejumlah barang bukti hasil pencurian yang dilakukannya. Barang bukti tersebut diantaranya berbagai jenis sparepart kendaraan, berbagai jenis dan merk oli kendaraan botolan, bor dan mata bor, aki serta tas gendong motif doreng.
 
Berdasarkan keterangan tersangka ia mengaku spontan melakukan pencurian tersebut. Sebelum kejadian, ia mengaku kencing di sebelah bengkel tersebut. Karena situasinya sepi, kemudian terlintas untuk mengambil barang yang ada di dalam bengkel tersebut.
 
"Modus yang dilakukan yaitu tersangka masuk ke dalam bengkel dengan cara membuka atap genteng. Setelah berhasil masuk kemudian mengambil barang di dalamnya dan keluar melalui jalan yang sama," jelas Pujiono.
 
Kabag Ops menambahkan tersangka dijerat pasal 363  ayat (1) butir ke - 5 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. "Ancaman hukuman pasal tersebut yaitu pidana penjara maksimal lima tahun," pungkasnya. [hen]

Komentar Pembaca
Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

RABU, 24 FEBRUARI 2021 , 11:35:01

Kapolda Jateng Dan Pangdam Tinjau Posko PPKM Skala Mikro
Banjir Jakarta 2021, Kenapa?

Banjir Jakarta 2021, Kenapa?

SABTU, 20 FEBRUARI 2021 , 19:55:16

Pra Rekontruksi Perampokan di Kawasan Barito Semarang
Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 08:37:00

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 13:48:00