Tekan Sebaran Covid-19, Kapasitas Penumpang Terminal Sukoharjo Dibatasi 50 Persen

Daerah  MINGGU, 10 JANUARI 2021 , 14:58:00 WIB | LAPORAN: ALMIRA NINDYA

Tekan Sebaran Covid-19, Kapasitas Penumpang Terminal Sukoharjo Dibatasi 50 Persen
RMOLJateng. Dinas Perhubungan Sukoharjo memberlakukan pembatasan kegiatan untuk pengendalian penyebaran Covid-19, antara lain layanan jam operasional transportasi umum, layanan perijinan dan pembatasan penumpang angkutan umum.

"Kami melakukan pembatasan sejumlah layanan, transportasi umum dibatasi hingga pukul 18.00 WIB, pelayanan untuk perizinan hanya dilayani selama 2 jam saja. Juga pembatasan kapasitas penumpang angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), Antar Jemput Dalam Provinsi (AJDP), Taksi, Angkutan Aglomerasi Perkotaan, Angkutan Perkotaan dan Angkutan Pedesaan maksimal 50%," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukoharjo Toni Sri Buntoro, Minggu (10/1).

Untuk jam operasi layanan angkutan umum angkutan penumpang Perkotaan, Pedesaan dan Taksi dimulai Pukul 05.00 20.00 WIB.

Lalu, pelayanan angkutan aglomerasi perkotaan dimulai Pukul 05.00-18.00 WIB (pemberangkatan bus terakhir dari asal perjalanan); dan lelayanan angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan angkutan Antar Jemput Dalam Provinsi (AJDP) dimulai Pukul 05.00 18.00 WIB (pemberangkatan bus terakhir dari asal perjalanan).

Hal tersebut merujuk dari Surat Edaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah No 443.5/0000430 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Sektor Transportasi Darat dalam rangka mendukung pengendalian penyebaran Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah.

Menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tanggal 6 Januari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 443.5/0000429 tanggal 08 Januari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dan Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19 di Jawa Tengah.

Menurut Toni, dalam surat edaran itu juga sudah diatur bahwa pengelola Terminal melakukan penyemprotan disinfektan pada wilayah terminal penumpang minimal sebanyak 1 kali dalam 1 hari sebelum atau setelah operasional.

Bagian lain yang disemprot disinfektan yakni fasilitas yang sering disentuh oleh umum seperti kursi penumpang dan handle pintu, kegiatan ini dapat dilakukan kerjasama dengan Operator Angkutan.

"Protokol kesehatan di terminal harus terjaga. Petugas di terminal harus dilengkapi dengan masker, sarung tangan dan atau alat pelindung diri dan petugas yang berhubungan langsung dengan masyarakat memakai faceshield," ujarnya.

Kemudian, diatur juga mengenai operator angkutan agar melakukan penyemprotan disinfektan terhadap armadanya di pool masing-masing sebelum dan setelah mengoperasikan kendaraannya. Serta menghindari kerumunan yang berpotensi menimbulkan penularan. [jie]





Komentar Pembaca
Pra Rekontruksi Perampokan di Kawasan Barito Semarang
Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 08:37:00

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 13:48:00