Arah Simpang Lima Dan Kota Lama Hanya Ditutup Sembilan Jam Saja

Daerah  JUM'AT, 08 JANUARI 2021 , 18:18:00 WIB | LAPORAN: LIA DINA YUNITA

Arah Simpang Lima Dan Kota Lama Hanya Ditutup Sembilan Jam Saja

Suasana Kota Lama Semarang, belum lama ini. RMOL Jateng

RMOLJateng. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa-Bali akan diberlakukan tanggal 11-25 Januari 2021 mendatang, membuat sembilan ruas jalan di Kota Semarang ditutup.

Penutupan terbagi dua yakni penutupan total selama 24 jam (full day) dan penutupan setengah hari di ruas jalan yang lebih banyak digunakan untuk aktivitas perekonomian.
 
Kepala Dinas Perhubungan, Endro P. Martanto mengatakan, ruas jalan yang mengarah ke Simpang Lima dan Kawasan Kota Lama hanya akan ditutup sejak pukul 21.00-06.00.

Ruas jalan tersebut adalah ruas jalan yang mengarah ke simpang lima yakni Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, Jalan Ahmad Yani, Jalan Gajah Mada, serta Jalan Pemuda. Sedangkan tiga ruas jalan lainnya seperti Jalan Supriyadi, Jalan Lamper Tengah Raya, dan Jalan Tanjung akan ditutup 24 jam.
 
"Jadi dua ruas jalan yang tidak ditutup 24 jam itu memang kawasan simpang lima dan kota lama, karena kalau ditutup 24 jam nanti mau ke simpang lima kan lebih susah. Jadi yang bermuara ke Simpang Lima ini hanya ditutup sembilan jam, sedangkan untuk yang ditutup 24 jam atau full day ini kan kita sifatnya kelanjutan dari PKM yang lalu seperti Supriyadi, Lamper," jelas Endro saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (8/1).
 
Pemkot memang tidak menutup akses jalan selama 24 jam di area yang memiliki kegiatan perekonomian tinggi. Pemkot tetap berharap perekonomian masyarakat Semarang tidak terlalu terpuruk.
 
"Untuk yang penutupan sembilan jam ini mulai jam 21.00-06.00, jadi tetap ada kebijakan untuk kegiatan perekonomian,aktivitas mata pencaharian masih bisa dilakukan. Namun dalam perkembangannya kita dinamis ya dan melihat situasi di lapangan kalau ada keperluan mendesak yang mengharuskan jalan di buka ya kita buka karena kita tidak bisa berjalan sendiri kita bersama-sama dengan jajaran satlantas," tekan Endro.
 
Nantinya saat pelaksanaan penutupan ruas jalan, akan ada petugas berjaga serta petugas patroli. Tak hanya itu, tambah Endro, akan ada pemasangan barrier besi di titik jalan yang ditutup. Harapannya masyarakat tidak banyak melakukan aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak, dan tidak menimbulkan kerumunan.
 
Sedangkan pada jam padat, akan ditempatkan petugas untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas. Namun diharapkan saat PSBB berlangsung, arus lalu lintas tetap bisa terkendali, meski beberapa ruas jalan ditutup.
 
"Jadi kami ada teori jam kepadatan yakni jam dimana orang akan mulai melakukan aktivitas biasanya jam 07.00-09.00, lalu jam kepadatan kedua adalah saat orang kembali ke rumah yakni jam 17.00-19.00 jadi nanti di jam-jam itu akan jadi konsentrasi utama kita untuk menempatkan personel," pungkasnya. [hen]
 

Komentar Pembaca
Pra Rekontruksi Perampokan di Kawasan Barito Semarang
Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 08:37:00

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 13:48:00