Dewan Minta Pemkot Semarang Siapkan Anggaran Perawatan Fasilitas Umum

Politik  RABU, 06 JANUARI 2021 , 16:22:00 WIB | LAPORAN: LIA DINA YUNITA

Dewan Minta Pemkot Semarang Siapkan Anggaran Perawatan Fasilitas Umum
RMOLJateng. Sejumlah fasilitas umum (fasum) di Bantaran Sungai Banjir Kanal Barat (BKB) berupa kursi dan lampu penerangan yang rusak dan patah, ditanggapi Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Muhammad Afif.

Menurut Afif, disamping adanya penganggaran juga perlu disiapkan perawatannya.

Pemkot Semarang, dalam hal ini Dinas Perumahan dan  Kawasan Permukiman (Disperkim) juga harus melakukan pengawasan rutin terhadap kebersihan dan fasilitas di BKB yang ada.

"Memang perlu dilakukan pengawasan agar fasilitas umum bisa terawat. Mungkin adanya pengawasan dari Dinas Perkim sebulan sekali, atau dua bulan sekali. Intinya rutin sehingga ada pemantauan atau pengawasan," ucap Afif saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/1).

Dirinya menambahkan setiap kali ada laporan tentang kerusakan fasum harus segera ditindaklanjuti.  Hal ini demi kenyamanan masyarakat yang rekreasi di BKB.

"Disamping ada penganggaran awal tapi ada juga untuk perawatan. Sehingga kalau ada yang rusak dan patah untuk diperbaiki. Namun jika sudah tidak bisa diperbaiki harus diganti. Peremajaan dan perawatan kursi dan lampu penerang yang padam diadakan. Untuk memberikan ruang rekreasi masyarakat yang bersantai di bantaran sungai BKB," paparnya.

Selain itu bisa juga menggandeng perusahaan swasta atau BUMN untuk pengadaan atau perawatan melalui program corporate social responsibility (CSR).

"Karena relasi Pemkot Semarang sudah banyak, tinggal bagaimana untuk berkolaborasi agar BKB menjadi tempat wisata air yang nyaman dan bisa mendatangkan wisatawan," ungkapnya.

Afif juga mengimbau agar masyarakat ikut untuk merawat fasum yang ada, dan menjaga kebersihannya. Karena menurutnya, peran serta masyarakat sebagai pengguna fasum sangat penting dalam keberlangsungan fasum itu sendiri.

"Karena kalau sampah berserakan dan kursi rusak, hal ini akan membuat bantaran BKB jadi kumuh. Padahal, pembangunan BKB yang sudah bagus seperti sekarang ini telah menelan anggaran yang tidak sedikit," pungkasnya. [jie]





Komentar Pembaca
BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan
Saat-saat HRS Dipindahkan

Saat-saat HRS Dipindahkan

KAMIS, 14 JANUARI 2021 , 21:15:00

Ribka Tjiptaning: Tolak Vaksin Covid 19

Ribka Tjiptaning: Tolak Vaksin Covid 19

SELASA, 12 JANUARI 2021 , 20:50:00

Penangkapan Tersangka Pengedar Uang Palsu Di Semarang
Peluncuran UKMmu Oleh OJK Jateng

Peluncuran UKMmu Oleh OJK Jateng

JUM'AT, 27 NOVEMBER 2020 , 18:31:00

Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Wanita Di Semarang

Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Wanita Di Semarang

JUM'AT, 20 NOVEMBER 2020 , 13:44:00