26 Penghuni Panti Jompo Meninggal Karena Covid-19 Usai Dikunjungi Sinterklas

Advertorial  JUM'AT, 01 JANUARI 2021 , 21:05:00 WIB | LAPORAN: HENDRATI HAPSARI

26 Penghuni Panti Jompo Meninggal Karena Covid-19 Usai Dikunjungi Sinterklas
RMOLJateng. 26 penghuni rumah panti jompo Hemelrijck di Mol, dekat Antwerp, Belgia, meninggal dunia karena Covid-19.

Covid-19 menjalar ke panti jompo tersebut setelah kunjungan sukarelawan berpakaian seperti Sinterklas dan pembantunya Zwarte Piet pada 5 Desember. Setelah kunjungan, relawan itu dinyatakan terinfeksi virus corona.

Kunjungan tersebut diselenggarakan oleh manajemen panti jompo, yang memicu banyak kritikan, termasuk dari pemerintah kota setempat, dikutip dari Kantor Berita RMOL.

The Guardian pada Jumat (1/1) melaporkan, dalam hitungan hari, beberapa penghuni panti jompo menunjukkan gejala virus corona. Akibatnya 26 orang meninggal dan 85 lainnya dinyatakan positif virus corona, bersama dengan 40 staf.

Dalam sebuah pernyataan, pemerintah kota Mols awalnya mengatakan bahwa relawan hanya memasuki area umum, seperti area duduk.

"(Relawan) selalu menjaga jarak dari penghuni, tinggal di tempat yang lebih jauh dan memakai masker. Penghuninya juga memakai masker," kata pemerintah.

Tetapi dari foto-foto yang tersebar di media sosial menunjukkan penghuni panti jompo tidak mengenakan masker selama kunjungan.

Setelah tersebarnya foto-foto tersebut, pemerintah kota Mols mengeluarkan klarifikasi.

"Kami telah menerima informasi yang salah dari manajemen. Kami sangat menyesali itu. Setelah melihat beberapa foto, kami harus menyimpulkan bahwa ini lebih dari sekadar kesalahan. Sebaliknya, ini adalah peristiwa yang sama sekali tidak bertanggung jawab. Kami tidak akan pernah menyetujui ini," terang pemerintah.

Seorang ahli virologi Marc Van Ranst, mengatakan sebagian besar infeksi di panti jompo berasal dari sumber yang sama.

Seorang juru bicara kesehatan regional, Joris Moonens, mengatakan tidak ada penyelidikan yang diluncurkan jika tidak ada keluhan resmi. Selain itu, relawan itu juga tidak mengetahui bahwa dirinya terinfeksi.

Belgia memiliki salah satu jumlah kematian akibat virus corona per kapita tertinggi di dunia. Angka kematian akibat Covid-19 di Belgia mencapai 11.066 orang, dan lebih dari setengahnya adalah penduduk panti jompo. [hen]

Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Kesibukan Pekerja Saat Setahun Pandemi Covid-19
Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 , 14:08:00