Lima Tahun Menjadi Pemuas Nafsu Ayah Kandung

Hukrim  KAMIS, 31 DESEMBER 2020 , 18:43:00 WIB | LAPORAN: RENDRAS CAVA

Lima Tahun Menjadi Pemuas Nafsu Ayah Kandung
RMOLJateng. Sungguh bejat perbuatan seorang ayah di kabupaten Kendal yang tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri.

Dengan wajah tertunduk, tersangka EK (43) warga kecamatan Patebon, digelandang petugas unit PPA polres Kendal, Kamis (31/12/2020).

Pria yang sehari-hari sebagai buruh ini ditangkap di rumahnya karena tega mencabuli anak kandungnya sendiri.

Tersangka EK mengaku telah menyetubuhi anak kandungnya sendiri sejak usia tiga belas tahun selama lima tahun.

"Saya mengaku sudah mencabuli dan menyetubuhi anak saya sendiri selama lima tahun sejak anak saya usianya 13 tahun," katanya.

Aksi bejat tersebut dilakukan tersangka sejak tahun 2015 hingga tahun 2020 saat tersangka kecanduan menonton film porno.

"Setiap kali habis nonton film itu saya terangsang lalu saya lihat anak saya yang lagi tidur terus saya dekati dan tidur disampingnya.  Awalnya cuma saya pegang-pegang saja bagian itunya," ujarnya.

Setiap melakukan aksi bejatnya, tersangka selalu memaksa dan mengancam korban agar tidak melaporkan ke ibunya.

Korban juga sempat diiming-imingi oleh tersangka akan dibelikan handphone.

"Saya iming-imingi dia dulu kalau mau saya belikan HP terus kalau nggak mau ngelayani saya ya saya paksa dan saya ancam jangan sampai cerita ke ibunya," tambahnya.

Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, menjelaskan terungkapnya perbuatan tersangka bermula saat korban dipaksa kembali untuk melayani nafsu bejatnya namun korban menolak dan pergi dari rumah.

"Korban ini sempat menolak tapi lama kelamaan diancam oleh tersangka. Lama kelamaan korban bosan dan memilih kabur dari rumah ke rumah saudaranya dan dia bercerita," jelas Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandhy dihadapan awak media melakukan rilis akhir tahun di Mapolres Kendal, Kamis (31/12/2020).

Mendengar pengakuan anaknya, ibu korban dan keluarganya langsung melaporkan suaminya sendiri ke Polres Kendal.

"Jadi setelah mendengar pengakuan korban, ibu dan keluarganya langsung melaporkan ke Polres. Kami tangani kasus dan ungkap kasus ini," katanya.

Selain terancam diceraikan oleh istrinya, tersangka kini juga harus mendekam di rumah tahanan polres kendal untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Tersangka  kami jerat undang-undang nomor 35 tahun 2014 pasal 82 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkasnya. [jie]

 





Komentar Pembaca
Pra Rekontruksi Perampokan di Kawasan Barito Semarang
Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

Bulan Keselamatan Untuk Para Pekerja

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 08:37:00

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

Penyuntikan Vaksin Tahap Dua

KAMIS, 28 JANUARI 2021 , 13:48:00