Menag Baru Dinilai Bukan Seorang Revolusioner Dan Masih Jualan Isu Radikal

Politik  MINGGU, 27 DESEMBER 2020 , 11:45:00 WIB | LAPORAN: TAKHRODJIE

Menag Baru Dinilai Bukan Seorang Revolusioner Dan Masih Jualan Isu Radikal
RMOLJateng. Presiden Joko Widodo telah resmi melantik Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) sebagai Menteri Agama. Namun pergantian ini dinilai belum memberi perubahan yang berarti.    

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution menilai Gus Yaqut bukan seorang yang revolusioner sebagai Menteri Agama. Gus Yaqut, katanya, masih terjebak dalam permainan lama, yaitu sebagas menggoreng isu radikal dan terorisme

"Menteri Agama baru masih jualan isu radikal, intoleran, dan terorisme. Bukan seorang revolusioner,” ujar Syahrial Nasution dalam akun Twitter pribadinya seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (27/12).

Seharusnya, kata Syahrial, Gus Yaqut membuat gebrakan dengan menjadikan Kemenag sebagai sarana mempersatukan umat.

Salah satu contohnya adalah memobilisasi ide kelompok-kelompok umat beragama menghadapi Covid-19. Dengan begitu, toleransi yang ada bisa bermanfaat untuk Indonesia.

"Sorry, yang bersangkutan belum mempermudah persatuan bangsa ini ke depan,” tutupnya. [jie]


Komentar Pembaca
Klarifikasi Ambroncius Nababan

Klarifikasi Ambroncius Nababan

SELASA, 26 JANUARI 2021 , 15:15:00

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

JUM'AT, 22 JANUARI 2021 , 15:05:00

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia
Desakan #2021BalikJatidiri

Desakan #2021BalikJatidiri

SENIN, 21 DESEMBER 2020 , 11:00:00

Pra Rekontruksi Perampokan di Kawasan Barito Semarang
Penanaman Pohon Mangrove Di Hutan Tugu Mangunharjo Semarang