Gus Yaqut Dinilai Keras Dengan Kelompok Islam Tertentu

Politik  SELASA, 22 DESEMBER 2020 , 23:49:00 WIB | LAPORAN: HENDRATI HAPSARI

Gus Yaqut Dinilai Keras Dengan Kelompok Islam Tertentu
RMOLJateng. Kemunculan nama Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas sebagai nama yang dikenalkan Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Agama membuat publik terhentak.

Pasalnya, nama yang sebelumnya beredar akan menempati posisi itu adalah kakak dari Yaqut, KH. Yahya Cholil Staquf.

Namun demikian, Direktur Eksekutif Indobarometer M. Qodari menilai Gus Yaqut memang cocok menjadi Menteri Agama. Sebab, Gus Yaqut memiliki sikap yang keras dengan kelompok agama tertentu.

"Soal Gus Yaqut, dia keras kepada kelompok Islam tertentu, itu yang dicari presiden dari Yaqut ya. Bahwa selama ini Yaqut keras kepada kelompok-kelompok yang sekarang berhadapan dengan pemerintah. Jadi kuat ideologi, kuat pertarungan ideologi, head to head gitu," ucap Qodari dikutip dari Kantor Berita RMOL, Selasa (22/12).

Menurutnya, selain sebagai politikus PKB, Gus Yaqut juga merupakan warga Nahdlatul Ulama. Artinya, sosok Gus Yaqut sangat pas untuk menduduki pos Kementerian Agama. Terlebih Gus Yaqut memiliki sepak terjang di lapangan yang cukup apik bersama GP Ansor.

"Pasti NU berada di belakang Yaqut. Kenapa? Ketua GP Ansor, Ketua Banser, ya kemudian secara lapangan juga kalau selama ini yang dilawan punya pasukan, ini punya pasukan. Ya mudah-mudahan akan ketemu ya pintu-pintu untuk dialog, kita tidak menginginkan kekerasan," tutupnya. [hen]

Komentar Pembaca
BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan
Saat-saat HRS Dipindahkan

Saat-saat HRS Dipindahkan

KAMIS, 14 JANUARI 2021 , 21:15:00

Ribka Tjiptaning: Tolak Vaksin Covid 19

Ribka Tjiptaning: Tolak Vaksin Covid 19

SELASA, 12 JANUARI 2021 , 20:50:00

Penangkapan Tersangka Pengedar Uang Palsu Di Semarang
Peluncuran UKMmu Oleh OJK Jateng

Peluncuran UKMmu Oleh OJK Jateng

JUM'AT, 27 NOVEMBER 2020 , 18:31:00

Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Wanita Di Semarang

Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Wanita Di Semarang

JUM'AT, 20 NOVEMBER 2020 , 13:44:00