Satpol PP Bongkar 25 Lapak PKL Di Jalur Menuju Kampus Unnes

Daerah  SELASA, 22 DESEMBER 2020 , 12:48:00 WIB | LAPORAN: LIA DINA YUNITA

Satpol PP Bongkar 25 Lapak PKL Di Jalur Menuju Kampus Unnes
RMOLJateng. Sebanyak 25 lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kelurahan Sekaran, Gunungpati dibongkar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang.

Pembongkaran dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto dengan mengerahkan ratusan anggotanya.

Lapak yang berada disepanjang jalan raya Sekaran menuju ke arah Kampus Unnes diakui Fajar tidak berizin dan membuat kumuh suasana jalan.

"Akses UNNES ini kan jalan utama kadang menteri, presiden kesini kalo akses jalan nya banyak PKL kan kumuh ya, jadi memang sudah ada peringatan dari lurah, camat setempat lalu kami turun kami ratakan semua," ungkap Fajar disela-sela pembongkaran lapak, Selasa (22/12).

Surat peringatan dari kelurahan dan kecamatan setempat memang telah dilayangkan dan PKL diminta untuk membongkarnya sendiri.

Namun peringatan tersebut tidak diindahkan oleh para PKL dan berimbas pada pembongkaran dari tim Satpol PP Semarang.

"Satpol tidak akan turun selama warga masyarakat tertib, kalau tidak tertib ya kami akan turun tangan langsung. Kami terjunkan dua tim jadi ada yang di atas dan di bawah, dan saya ucapkan terimakasih buat warga yang sudah bongkar sendiri karena memang beberapa hari lalu dari lurah dan camat sudah sampaikan untuk dibongkar sendiri," jelasnya.

Bangunan lapak PKL yang dibongkar memang masih aktif digunakan untuk berdagang.

"Bangunan liar ini masih di gunakan dan ada yang tidak digunakan pemiliknya lagi, tapi yang sudah tidak digunakan pemiliknya pasti disewakan pada orang lain," tuturnya.

Bahkan nantinya Satpol PP akan menyisir seluruh pelosok kota Semarang terkait keberadaan bangunan liar tanpa izin.

"Satpol PP disupervisi juga dari KPK harus tegas dalam penindakan, jadi ke depan kami akan terus lakukan penertiban jadi tidak hanya ditengah kota tapi pinggiran kota seperti gunungpati atau ngaliyan nanti kita akan razia,” pungkasnya. [hen]

Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Kesibukan Pekerja Saat Setahun Pandemi Covid-19
Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 , 14:08:00