UMS Siapkan Dua Rumah Isolasi Khusus Dosen dan Karyawan yang Terpapar Covid-19

Daerah  KAMIS, 03 DESEMBER 2020 , 14:31:00 WIB | LAPORAN: ALMIRA NINDYA

UMS Siapkan Dua Rumah Isolasi Khusus Dosen dan Karyawan yang Terpapar Covid-19
RMOLJateng. Sebagai bentuk kepedulian terhadap penanganan Covid-19 di kalangan civitas akademika, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah menyiapkan dua tempat khusus untuk isolasi bagi dosen dan karyawan yang dimungkinkan terkena Covid-19.

Meliputi Ramayana House di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo dan Kampus UMS yang ada di Dr Radjiman Laweyan.  

"Kita tidak menginginkan ada civitas akademika UMS yang terpapar corona. Namun jika terpaksa ada yang kena, kami membantu siapkan tempat isolasi mandiri. Ada dua tempat yang kita siapkan jika mereka membutuhkan,” ungkap Rektor UMS, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si, Kamis (3/12).

Isolasi mandiri tersebut, kata Sofyan Anif, sebagai bentuk kepedulian UMS kepada dosen dan karyawan yang membutuhkan isolasi guna memulihkan daya tahan tubuh agar kembali sehat.

"Dua tempat tersebut ada kamar dan ruangannya ada banyak jadi bisa menampung banyak orang. Sejauh ini belum ada yang menempati disana. kita berdoa semua sehat-sehat selalu. Tapi semisal ada dosen ataupun karyawan yang merasa terdapat tanda-tanda reaktif dan ingin isolasi di sana kami persilakan," imbuh Sofyan Anif.

Kepedulian UMS terhadap penanganan Covid-19 ini sudah berlangsung sejak awal tahun dengan berbagai programnya.

Kali ini, diperkuat dengan membentuk Satgas (satuan tugas) Covid-19. Satgas kali ini, menurut Rektor, berbeda dengan satgas yang dibentuk pada Maret 2020 lalu.

"Jika Satgas yang dibentuk pada Maret 2020 yang lalu kami beri nama Satgas Peduli Covid, fokusnya aktifitas Kampus UMS dalam melawan Covid seperti memberikan edukasi, penyemprotan disenfektan, hingga pembagian sembako kepada masyarakat terdampak Covid khususnya di area seputar kampus. Maka Satgas yang sekarang ini bertugas tidak hanya memberi santunan saja akan tetapi bagaimana mengupayakan UMS itu bersih dari Covid-19," ujar Sofyan.

Sofyan Anif  menambahkan, Satgas Covid UMS ini juga nantinya akan jadi penentu apakah di UMS ini sudah bisa dilakukan kuliah secara tatap muka atau belum.

"Sebenarnya Bapak Menteri Pendidikan sudah memperbolehkan Januari 2021 mendatang untuk melakukan pembelajaran tatap muka, namun keputusan tersebut tetap berada di Satgas di masing-masing kabupaten atau kota. Tapi kalau dilihat di Jawa Tengah sendiri saat ini sedang tinggi-tingginya jadi kemungkinan belum bisa. Maka dari itu UMS juga membuat Satgas Covid-19 untuk memastikan apakah Januari 2021 mendatang sudah bisa kuliah tatap muka atau belumnya," pungkasnya. [hen]

Komentar Pembaca
Saat-saat HRS Dipindahkan

Saat-saat HRS Dipindahkan

KAMIS, 14 JANUARI 2021 , 21:15:00

Ribka Tjiptaning: Tolak Vaksin Covid 19

Ribka Tjiptaning: Tolak Vaksin Covid 19

SELASA, 12 JANUARI 2021 , 20:50:00

Mbak You: 2021 Ada Upaya Ganti Presiden

Mbak You: 2021 Ada Upaya Ganti Presiden

SENIN, 11 JANUARI 2021 , 23:45:00

Penangkapan Tersangka Pengedar Uang Palsu Di Semarang
Peluncuran UKMmu Oleh OJK Jateng

Peluncuran UKMmu Oleh OJK Jateng

JUM'AT, 27 NOVEMBER 2020 , 18:31:00

Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Wanita Di Semarang

Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Wanita Di Semarang

JUM'AT, 20 NOVEMBER 2020 , 13:44:00