Pandemi Covid-19, Kasus AIDS di Sukoharjo Melonjak 71 Kasus

Daerah  SELASA, 01 DESEMBER 2020 , 21:35:00 WIB | LAPORAN: ALMIRA NINDYA

Pandemi Covid-19, Kasus AIDS di Sukoharjo Melonjak 71 Kasus
RMOLJateng. Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sukoharjo melaporkan kasus temuan AIDS di Sukoharjo selama pandemi Covid-19 mengalami lonjakan.

Terdata 71 kasus selama bulan Januari-Oktober 2020, jumlah terbesar terjadi di bulan Oktober, ada 14 kasus baru.

"HIV AIDS masih menjadi ancaman, selama pandemi ini kasus melonjak ada 71 kasus, dibandingkan tahun lalu yang hanya 41 kasus,” kata Erna Kusrini ketua KPA Sukoharjo, saat acara peringatan hari AIDS Sedunia, Selasa (1/12).

Kabupaten Sukoharjo total kumulatif kasus HIV AIDS hingga bulan Oktober 2020 tercatat ada 664 kasus, dengan rincian HIV 336, AIDS 328 dan yang meninggal ada 138 orang.

Dari total kasus tersebut didominasi jenis kelamin perempuan, yakni 430 dan jenis kelamin laki-laki 234 orang.

Meski dalam pandemi Covid-19, namun ia mengaku di Sukoharjo tidak ada kendala bagi penderita ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) untuk mendapatkan obat. Hal ini mengingat akses ARV tidak hanya tersedia di rumah sakit tetapi sudah ada di tiga puskesmas di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Meliputi di Puskesmas Grogol, Nguter dan Kartasura.

"Tidak ada masalah, di Sukoharjo untuk akses ARV mudah sekali tidak ada hambatan, biasanya Dinas Kesehatan Kabupaten langsung konsultasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi," imbuh Erna.

Sehingga dalam rangka 10 tahun menuju stop AIDS tahun 2020 ini, ia berharap, AIDS dapat ditekan dan tidak menyebar luas. Meski begitu ia berupaya terus mendeteksi dini terkait kasus baru.

Sebagai bentuk kepedulian, KPA bersama relawan pemuda BNK, WPA Univet dan Yayasan Sahabat Sehat Mitra Sebaya (YASEMA) Sukoharjo menggelar aksi simpatik. Perwakilan membagikan masker dan brosur tentang bahaya HIV-AIDS, di Proliman Sukoharjo. Setelah itu dilanjutkan dengan diskusi webinar soal HIV AIDS.

"Selain fokus Covid-19, masyarakat agar tidak lupa pada bahaya virus lain. Kita wajib saling mengingatkan," pungkasnya. [hen]

Komentar Pembaca
Klarifikasi Ambroncius Nababan

Klarifikasi Ambroncius Nababan

SELASA, 26 JANUARI 2021 , 15:15:00

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

Bincang Sehat • Vaksin Covid-19 Pada Lansia

JUM'AT, 22 JANUARI 2021 , 15:05:00

RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia
Desakan #2021BalikJatidiri

Desakan #2021BalikJatidiri

SENIN, 21 DESEMBER 2020 , 11:00:00

Penanaman Pohon Mangrove Di Hutan Tugu Mangunharjo Semarang
Pra Rekontruksi Perampokan di Kawasan Barito Semarang