Kepala Dinkes Jateng Sebut Rilis Satgas Covid-19 Pusat Terjadi Dobel Data

Kesehatan  SENIN, 30 NOVEMBER 2020 , 16:58:00 WIB | LAPORAN: PRABOWO

Kepala Dinkes Jateng Sebut Rilis Satgas Covid-19 Pusat Terjadi Dobel Data
RMOLJateng. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, menilai ada kekeliruan dalam pernyataan Satgas Covid-19 terkait penambahan kasus positif Covid-19 di Jawa Tengah.

Yulianto mengatakan pada hari Minggu kemarin, Satgas Covid-19 menyebut penambahan kasus aktif Covid-19 Provinsi Jawa Tengah menjadi tertinggi sebesar 2.036 kasus.

"Padahal di hari yang sama, jumlah penambahan kasus di Jawa Tengah hanya 844. Itu mengagetkan kita semuanya," kata Yulianto di Semarang, Senin (30/11).

Yulianto menerangkan, pihaknya telah menelusuri kekeliruan tersebut. Menurutnya, rilis Satgas Covid-19 pusat terjadi dobel data hingga mencapai angka 2.036 kasus.

Bahkan, lanjut Yulianto, ditemukan sebanyak 519 data yang dobel dalam rilis oleh pemerintah pusat tersebut. Selain itu, pihaknya juga menemukan 75 daftar orang yang pada minggu sebelumnya sudah dirilis.

"Untuk temuan 519 yang dobel data itu, ada satu nama yang ditulis sampai empat hingga lima kali sehingga total data yang dobel sebanyak 694 kasus. Itu hari itu saja, ya saat rilis Jateng tambah 2.036,” jelasnya.

Bukan hanya itu, pihaknya juga menemukan banyak kasus lama yang dimasukkan dalam rilis Satgas Covid-19 pada 29 November itu. Dari data itu, ternyata banyak data yang sebenarnya sudah diinput pada bulan Juni lalu.

"Jadi, dari jumlah penambahan kasus yang disebut Satgas Covid-19 sebanyak 2.036 itu, ternyata ada dobel data banyak. Selain itu, juga kasusnya sudah lama, bahkan sudah beberapa bulan yang lalu baru dirilis kemarin,” tegasnya.

Terkait persoalan perbedaan data tersebut, Yulianto mengatakan sudah berkali-kali koordinasi dengan Satgas Covid-19 Pusat. Tujuannya agar data yang ada bisa sinkron sehingga tidak membuat resah masyarakat.

"Kami terus komunikasi dengan pusat terkait perbaikan data ini. Kami meminta agar pusat mengambil saja data di website kami, karena itu sudah pasti benar. Ini saran yang kami sampaikan ke pusat, agar menjadi perhatian,” pungkasnya. [jie]







Komentar Pembaca
RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia
BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan
Saat-saat HRS Dipindahkan

Saat-saat HRS Dipindahkan

KAMIS, 14 JANUARI 2021 , 21:15:00

Penangkapan Tersangka Pengedar Uang Palsu Di Semarang
Peluncuran UKMmu Oleh OJK Jateng

Peluncuran UKMmu Oleh OJK Jateng

JUM'AT, 27 NOVEMBER 2020 , 18:31:00

Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Wanita Di Semarang

Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Wanita Di Semarang

JUM'AT, 20 NOVEMBER 2020 , 13:44:00