Satpol PP Kota Semarang Kembali Gelar Razia Masker

Hukrim  SENIN, 30 NOVEMBER 2020 , 15:09:00 WIB | LAPORAN: LIA DINA YUNITA

Satpol PP Kota Semarang Kembali Gelar Razia Masker
RMOLJateng. Meningkatnya kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Semarang  beberapa hari terakhir, Satpol PP Kota Semarang kembali menggenjot operasi masker di jalan raya.

Kali ini Jalan Puspanjolo menjadi sasaran yustisi. Sebanyak 45 orang pengguna jalan tertangkap tidak mengenakan masker dan langsung dilakukan rapid tes. Sebanyak 41 orang yang di rapid tes, ada 2 orang dinyatakan reaktif.

Kasat Pol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, timnya turun ke jalanan lagi karena jumlah kasus meningkat kembali.

"Jadi kami hari ini turun dengan tim kecamatan, karena dulu saya mengharapkan Desember zona hijau tapi sekarang malah makin naik, kita sudah coba operasi dimana saja termasuk di perkantoran, tapi masih tinggi ini kita coba turun ke jalan lagi," jelas Fajar usai yustisi, Senin (30/11).

Operasi kali ini tetap memberikan sanksi sosial berupa menyapu jalan disekitar Banjir Kanal Barat dan push up. Fajar mengatakan, meski tidak ada sanksi denda, diharapkan masyarakat tetap sadar dan selalu patuhi protokol kesehatan.

"Intinya kalau di jalan raya sudah tidak terlalu banyak tapi yang jadi masalah ini klaster keluarga. Tolong bapak ibu jangan menyepelekan covid karena sudah tidak memandang siapapun mulai dari pejabat pusat, hingga orang biasa bisa kena makanya saya minta tetap tertib dan patuhi 3M," tambahnya.

Fajar menambahkan, nantinya razia para PKL juga akan dilakukan karena sekarang ini mulai banyak terlihat tempat umum yang mendatangkan kerumunan termasuk karena adanya PKL di pasar tiban.

"Mungkin minggu depan saya akan bongkar kerumunan PKL di tempat wisata, karena di semarang barat ini kalau tiap minggu itu bisa sampai ribuan yang datang di daerah pantai marina bisa jadi kami tutup," ucapnya.

Sementara itu Pjs Wali Kota Semarang, Tavip Supriyanto menambahkan jika operasi ini harus terus di galakkan hingga tercapai zona hijau. Apalagi klaster keluarga masih mendominasi.

"Beberapa hari terakhir ini klaster keluarga yang sangat mendominasi. Dan untuk tempat umum yang ada kerumunan nanti akan kita evaluasi dulu baik itu car free day atau pasar tiban supaya nanti menjelang pilkada suasana covid agak menurun sehingga masyarakat bisa melakukan aktivitas politiknya dengan aman," pungkasnya. [jie]






Komentar Pembaca
Penangkapan Tersangka Pengedar Uang Palsu Di Semarang
Peluncuran UKMmu Oleh OJK Jateng

Peluncuran UKMmu Oleh OJK Jateng

JUM'AT, 27 NOVEMBER 2020 , 18:31:00

Desakan #2021BalikJatidiri

Desakan #2021BalikJatidiri

SENIN, 21 DESEMBER 2020 , 11:00:00