Cabup Kendal Dari PDIP Diduga Minta Lurah Coret Warga Terima Bansos Bila Tak Pilih Dirinya

Politik  KAMIS, 26 NOVEMBER 2020 , 18:37:00 WIB

Cabup Kendal Dari PDIP Diduga Minta Lurah Coret Warga Terima Bansos Bila Tak Pilih Dirinya
RMOLJateng. Calon Bupati Kendal nomor urut 3 , yang diusung PDIP dan PPP, Tino Indro Wardono diduga meminta sejumlah Lurah untuk mencoret nama warga yang tidak memilih dirinya dari bantuan Kementerian Sosial.

Pernyataan tersebut diketahui dari rekaman suara mirip Tino yang beredar di media sosial. Sejumlah warga pun sempat mengadukannya ke Panwaslu Kabupaten Kendal.

Itu PKH maupun BST, bahwa mereka dapat karena dari Pusat, dari pak Jokowi berarti kalau mereka dapat harus milih nomor 3. Kalau tidak milih nomor 3, kita tahu kita coret kita ganti pak. Itu diinfokan ke masyarakat”, kata Tino dalam rekaman tersebut.

Dalam rekaman tersebut Tino juga menyampaikan jika akan ada tambahan bantuan dari Kementerian Sosial dari 10 ribu orang menjadi 19 ribu orang.

Ada kabar baik dari pak Kemensos ngasih tambahan kemarin 10 ribu sekarang dikasi jadi 19 ribu BST. Baru tadi siang saya ditelpon TA nya pak Kemensos. Kalau orang saya tanya pak Lurah-Lurah, njenengan mau milih apa? Milih BST atau apa, yo mending milih BST, entuk 300 ewu sak teruse, kuwi ngluwihi kepyur. Cuma tahap awal ini pak Kemensos TA nya beliau bilang, ini kalau Bupatinya dari PDIP, mau ditambahi terus”, lanjut Tino.

Sementara itu, sejumlah masyarakat Kendal yang tergabung dalam Relawan Kendal (Rekan) dan Koalisi Masyarakat Kendal Kawal Pilkada Berintegritas (KMKKPB) juga telah melaporkan rekaman suara tersebut ke Bawaslu Kabupaten Kendal pada Selasa (24/11) siang.

Ini sudah kampanye tidak sehat, black campaign, mencatut nama pejabat Negara yang seharusnya netral. Pak Jokowi disebut, pak Mensos juga disebut”, kata Susanto, perwakilan masyarakat Kendal.

Laporan tersebut pun sudah diterima Bawaslu dan masih dalam tahap pendalaman dan pengkajian terkait isi rekaman yang beredar.

Sudah kita terima. Kita harus meneliti dan mendalami termasuk mengkaji aspek pelanggarannya,” ucap Komisioner Bawaslu Jateng Rofiudin.

Untuk diketahui, Pilkada Kendal tahun ini diikuti oleh tiga pasangan calon yakni pasangan Dico Ganinduto-Windu Suko Basuki di nomor urut satu yang diusung Golkar, Demokrat, PAN, PKS, Perindo. Pasangan nomor urut dua, Ali Nurudin-Yekti Handayani yang diusung PKB, Gerindra dan Nasdem serta pasangan nomor urut tiga, Tino Indro Wardono-Muh Mustamsikin yang diusung PDIP dan PPP.[red]

Komentar Pembaca
Penangkapan Tersangka Pengedar Uang Palsu Di Semarang
Peluncuran UKMmu Oleh OJK Jateng

Peluncuran UKMmu Oleh OJK Jateng

JUM'AT, 27 NOVEMBER 2020 , 18:31:00

Desakan #2021BalikJatidiri

Desakan #2021BalikJatidiri

SENIN, 21 DESEMBER 2020 , 11:00:00