Pariwisata  SABTU, 21 NOVEMBER 2020 , 13:34:00 WIB | LAPORAN: DIAN TANTI BURHANI


Girilayu, Sentra Batik Sejak Era Mangkunegara I Kini Jadi Desa Wisata


RMOLJateng. Desa Girilayu,  Matesih, Karangnyar sudah sejak jaman lampau identik dengan icon batiknya.  Keindahan batik Girilayu sudah terkenal sejak puluhan tahun lalu.

Girilayu juga salah satu sentra industri perajin batik yang sudah turun temurun. Sentra pembatikan di Desa Girilayu sudah ada sejak jaman Mangkunegara I.

Sejarahnya Girilayu merupakan salah satu desa pembatik keraton yang berpusat di Keraton Mangkunegaran. Karena itulah hingga saat ini motif batik Girilayu dipengaruhi gaya membatik khas Mangkunegaran baik teknik, bahan, pewarnaan, sampai pada motif yang digunakan.

Girilayu merupakan nama desa di lereng gunung Lawu tepatnya Matesih, Karanganyar. Desa Girilayu memiliki potensi yang sangat menjanjikan, terutama di sektor kerajinan di mana hampir di tiap rumah terdapat seseorang yang dapat membatik dengan kualitas yang sangat baik.

Camat Matesih Karanganyar Ardiyansyah sebut, desa Girilayu memiliki potensi besar dalam dunia pengrajin batik. Mayoritas penduduk desa Girilayu memiliki usaha batik yang dikelola secara turun temurun. 

"Desa Garilayu memiliki potensi pengarjin batik, namun, ini masih perlu adanya dorongan dari sisi inovasi, kreativitas, dan marketing agar bisa lebih mensejahterakan masyarakat," jelas Camat Matesih Ardiansyah, Sabtu (21/11).

Untuk mendukung keberlangsungan usaha batik di wilayah tersebut,  Bupati Karangnyar telah menetapkan Desa girilayu, Matesih, desa wisata batik Karanganyar.

"Launching sudah dilaksanakan kemarin. Potensi di desa Girilayu ini perlu dimaksimalkan, sebagai salah satu bentuk implementasi dari visi misi karanganyaar dalam rangka mewujudkan desa menjadi salah satu pertumbuhan ekonomi, dan mewujudkan 10.000 wira usahawan," paparnya. 

Sebelumnya Bupati Karanganyar Juliyatmono menegaskan pihaknya siap berikan dukungan penuh bagi pengembangan desa wisata batik Girilayu.

"Kita dukung Girilayu jadi desa wisaya, nanti kita akan buat SK Bupati untuk dijadikan brand bahwa Girilayu sebagai desa wisata Batik," papar Bupati. 

Juliyatmono menambahkan sistem pasaran produk saat ini banyak dilakukan sevar digital. Sehingga para lelaku UMKM di Girilayu harus menyesuaikan diri dengan sistem baru tersebut.   

"Harus mengikuti dengan perkembanga zaman agar batik Girilayu dikenal secara nasional hingga internasional,” imbuhnya. 

Penyaluran CSR dan pendampingan bagi pelaku UMKM akan diberikan. Karena batik selain memiliki nilai seni dan budaya, batik juga memiliki potensi nilai ekonomi.

Sementar itu bantuan juga diberikan dari Bank Indonesia (BI) Solo untuk mendukung pengembangan usaha Batik Girilayu. Seperti bantuan pembuatan Showroom Batik, serta melibatkan batik girilayu dalam setiap event besar UMKM.

"Penyaluran program CSR bagi pelaku UMKM dan batik Girilayu, sebagai bentuk dukungan agar industri batik di Girilayu tetap eksis dan dikenal daerah lain," tandas Bambang Pramono Kepala  Bank Indonesia Perwakilan Solo.  [jie]




Komentar Pembaca
Anies Baswedan Positif Covid-19

Anies Baswedan Positif Covid-19

SELASA, 01 DESEMBER 2020 , 11:51:49

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang
PROMO - UNDANGAN WEBINAR INTERNASIONAL

PROMO - UNDANGAN WEBINAR INTERNASIONAL

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 , 10:58:48

Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 18:16:00

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 19:39:00

Suasana Pusat Oleh-Oleh Khas Semarang Saat Libur Panjang