Ustadz Tionghoa Asal Salatiga Sikapi Kisruh Ceramah "Kotor"

Nusantara  JUM'AT, 20 NOVEMBER 2020 , 15:23:00 WIB | LAPORAN: ERNA YUNUS B

Ustadz Tionghoa Asal Salatiga Sikapi Kisruh Ceramah
RMOLJateng. Kisruh ceramah berisikan bahasa 'kotor' dalam sepekan terakhir, disikapi bijak oleh ustadz Tionghoa asal Salatiga Iskandar Abdurrahman Alhasani, S.Ag, M.Si. Ia bahkan menyebut, membangun kedamaian bukan dengan 'misuh-misuh'.

"Masyarakat perlu membangun kebersamaan dengan akar budaya Indonesia yang asih, asah dan asuh, bukan dengan 'misuh-misuh'," kata
pemilik nama Tionghoa Chang I Pao kepada wartawan ditemui di Laras Asri Resort and Spa, Salatiga, Jumat (21/11).

Ustadz Iskandar yang saat ini menyandang Ketua organisasi Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) DPW itu, merasa malu tersiarnya ceramah bernada provokatif tersebut.

"Sederhana saja, setiap kebebasan jangan sampai mengganggu kebebasan pihak lain. Dan setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama menjaga keutuhan NKRI mendukung kesejahteraan bersama dan menjaga stabilitas daerah, nasional bahkan internasional," ungkap  pria yang kini menjabat, Ketua MTC Muslim Trade Center Jateng itu lugas.

Hal tersebut, ditegaskannya agar terjaga kedamaian bersama. Dan  harapan dirinya secara pribadi, bahwa semua umat bisa berpikir dewasa dan tidak over generalisasi.

"Karena setiap orang dan setiap peristiwa ada sisi baik dan sisi buruknya," tandasnya.

Iskandar yang juga Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI Jateng menyebut, semua komponen sadar bahwa kedamaian bersama hanya bisa terwujud ketika kesadaran akan mencintai dan dicintai sebagai sesama anak bangsa adalah kekuatan atau cosial capital dalam proses pembangunan bangsa menuju Indonesia yg lebih baik. [jie]

Komentar Pembaca
Masjid Kontainer

Masjid Kontainer

SELASA, 27 APRIL 2021 , 14:59:00

Perawatan Tanaman

Perawatan Tanaman

RABU, 28 APRIL 2021 , 18:04:00

Tabur Bunga Untuk Korban Kapal Selam Nanggala KRI 402