Bea Cukai Jeteng Dan Jatim Tangkap Rokok Ilegal Jaringan Jawa-Sumatera

Hukrim  SENIN, 16 NOVEMBER 2020 , 18:31:00 WIB | LAPORAN: IMAM RAHMAYADI

Bea Cukai Jeteng Dan Jatim Tangkap Rokok Ilegal Jaringan Jawa-Sumatera
RMOLJateng. Sindikat pengedar rokok ilegal jaringan Jawa-Sumatera terus beraksi. Kali ini aksi mereka berhasil digagalkan berkat kerjasama Bea Cukai Jawa Tengah dan Jawa Timur pada Sabtu (14/11/2020) lalu.

"Kami berhasil menggagalkan pengiriman rokok illegal sebanyak 2 kali secara beruntun. Yang pertama pada siang hari di jalan tol Jatingaleh-Krapyak, berkat kerjasama dengan Bea Cukai Jatim I dan yang kedua pada malam hari, kolaborasi dengan Bea Cukai Kudus dan Semarang,” ungkap  Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Padmoyo Tri Wikanto, Senin (16/10/2020).

Tri Wikanto menjelaskan bahwa pada penindakan pertama rokoknya dikirim dari wilayah Madura, Jawa Timur dan yang kedua dikirim dari wilayah Jepara, Jawa Tengah.

Dari 2 penindakan tersebut berhasil diamankan rokok diduga illegal sebanyak 979.400 batang rokok berbagai merk, dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp998,98 Juta dan total potensi kerugian negara yang diselamatkan mencapai Rp581,09 Juta.

Sementara itu Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil BC Jateng DIY, Moch. Arif Setijo Nugroho menjelaskan kronologinya bahwa pada hari Sabtu pagi pkl. 08.00 WIB, 14 November 2020, tim menerima informasi intelijen dari Bea Cukai Kanwil Jawa Timur I tentang adanya pengiriman rokok diduga illegal yang dibawa truk dengan nopol Sumatera yang berangkat dari Madura menuju Sumatera.

Tim Kanwil dan Bea Cukai Semarang segera  melakukan patroli bersama di sepanjang Jalan Tol Salatiga-Semarang. Pukul 11.00 WIB berlokasi di Rest Area KM. 05, Jalan Tol Jatingaleh-Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Tim melakukan penindakan terhadap sebuah Truk yang kedapatan mengangkut rokok berbagai merk tanpa dilekati pita cukai dan diduga dilekati pita cukai salah peruntukan dengan menggunakan modus di bagian belakang truk ditutupi dengan muatan karton berisi air mineral.

"Total rokok yang diamankan sebanyak 675.400 batang dengan perkiraan nilai sebesar Rp688.908.000,- dan potensi kerugian negara sebesar Rp400.728.328," jelasnya.

Adapun pada penindakan kedua dilakukan pada malam harinya pkl. 20.30 WIB setelah beberapa jam sebelumnya tim mendapat informasi intelijen bahwa terdapat pengiriman rokok diduga illegal dari Jepara dengan Truk bernopol Jakarta. 

Tim Bea Cukai Kanwil, Semarang dan Kudus akhirnya melakukan penindakan di Jalan Tol Semarang-Batang KM. 412, Kec. Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Truk tersebut mengangkut rokok berbagai merk yang dilekati pita cukai diduga palsu. Total rokok yang diamankan sebanyak 304.000 batang dengan perkiraan nilai sebesar Rp310.080.000,- dan potensi kerugian negara sebesar Rp180.369.280,-

Arif mengungkapkan bahwa kasus pertama akan dilimpahkan ke Kanwil Bea Cukai Jatim I untuk penanganan lebih lanjut. Sedangkan kasus kedua akan dilakukan proses pemeriksaan di Kanwil Bea Cukai Jateng DIY.

Saat ini ada 5 terperiksa dengan inisial J, Y, H , D dan A. Terhadap pelaku peredaran rokok illegal dapat dijerat dengan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai, dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar. [jie]





Komentar Pembaca
RMOL World View • Menjaga Gawang Pertahanan Indonesia
BINCANG SEHAT • Memandang Pandemi Dari Kacamata Relawan
Saat-saat HRS Dipindahkan

Saat-saat HRS Dipindahkan

KAMIS, 14 JANUARI 2021 , 21:15:00

Penangkapan Tersangka Pengedar Uang Palsu Di Semarang
Peluncuran UKMmu Oleh OJK Jateng

Peluncuran UKMmu Oleh OJK Jateng

JUM'AT, 27 NOVEMBER 2020 , 18:31:00

Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Wanita Di Semarang

Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Wanita Di Semarang

JUM'AT, 20 NOVEMBER 2020 , 13:44:00