Ekspresikan Seni Di Atas Masker

Pamer Karya Woman Painter Community

Lifestyle  MINGGU, 08 NOVEMBER 2020 , 19:57:00 WIB | LAPORAN: HENDRATI HAPSARI

Ekspresikan Seni Di Atas Masker
RMOLJateng. Woman Painter Community (Wopanco) menandai usia dua tahun dengan pamer karya seni ‘MaskArt’.

17 seniman perempuan menampilkan 10 masker lukis sesuai karakteristik masing-masing. Pameran berlangsung mulai 7-15 November 2020 di lantai bawah Tekodeko Koffiehuis Kota Lama Semarang.

Ketua Wopanco Ratri Cipto Hening mengatakan, masa pandemi Covid-19 menuntut dunia untuk berubah baik kebiasaan maupun gaya hidup.

Kebiasaan baru ditempuh untuk mencegah penyebaran wabah untuk menjaga diri sendiri maupun orang lain.

"Awalnya penggunaan masker merujuk pada aspek kesehatan. Dalam perkembangannya, penggunaan masked bergeser tidak hanya merupakan kebutuhan kesehatan saja melainkan melibatkan unsur estetis dan dekoratif," ujar Ratri yang mengusung tema ‘Hal Kecil si Obat Hati’, Minggu (8/11).

Menurut dia, pandemi Covid-19 menyentuh semua aspek termasuk ekonomi. Para anggota berkarya dalam berbagai media seperti kain, kerudung, tote bag, sepatu, keramik dan berbagai barang craft turut terimbas.

"Tak bisa dipungkiri orderan menurun," ujarnya dengan nada lirih.

Tercetuslah ide untk menggadakan pameran masker lukis untuk menggalakkan kedisplinan mengenakan masker. Selain itu, wadah ekspresi seni di masa pandemi sekaligus mengapresiasi karya seniman perempuan.

"Kami membebaskan seniman untuk menampilkan karya seni sesuai ciri khas masing-masing," katanya.

Ratri menyebutkan, masker lukis aman dikenakan karena menggunakan cat water base yang tidak berbau dan aman saat dicuci. Harga yang dibandrol mulai Rp50.000 tergantung detail dan tingkat kesulitan. Semakin detail tentu harga akan beriringan karena masker lukis ini buatan tangan.

Diantara seniman tersebut adalah Intan Esty yang mengambil tema ‘When The World Was Good’. Masker lukis dengk latar warna hitam merupakan penanda situasi saat ini.

Jika pandemi ini sebuah malam maka sebentar lagi kita akan menemukan pagi dengan angin sepoi yang menyenangkan,” pungkas Intan. [hen]

Komentar Pembaca
Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

Nanam Padi Tidak Harus Di Sawah

SENIN, 22 MARET 2021 , 09:47:00

Kesibukan Pekerja Saat Setahun Pandemi Covid-19
Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

Ucapan Selamat Dengan Karangan Bunga

KAMIS, 25 FEBRUARI 2021 , 14:08:00