Sembilan Negara Ini Dilonggarkan Masuki Jepang

Dunia  JUM'AT, 30 OKTOBER 2020 , 23:37:00 WIB | LAPORAN: HENDRATI HAPSARI

Sembilan Negara Ini Dilonggarkan Masuki Jepang
RMOLJateng. Jepang melonggarkan pembatasan perjalanan untuk sembilan negara mulai hari ini Jumat (30/10).

Seperti diberitakan Kantor Berita RMOL, sembilan negara tersebut adalah China, Australia, Korea Selatan, Thailand, Singapura, Taiwan, Selandia Baru, Brunei dan Vietnam.

Langkah ini diambil Jepang di tengah upaya untuk menghidupkan kembali ekonominya sambil tetap mencegah penyebaran virus corona. Negeri sakura menurunkan tingkat peringatan risiko infeksi untuk sembilan negara tersebut menjadi 2 dari semula tingkat 3.

Untuk diketahui, di bawah peringatan risiko infeksi tingkat 3, masyarakat diinstruksikan untuk tidak melakukan perjalanan apa pun.

Dikabarkan Channel News Asia, langkah ini diambil Jepang juga sebagai langkah timbal balik, salah satunya dengan Singapura. Kedua negara tersebut meluncurkan jalur hijau timbal balik untuk memfasilitasi bisnis penting jangka pendek dan perjalanan resmi antara kedua negara pada 18 September lalu.

Jalur bisnis akan memungkinkan dimulainya kembali perjalanan lintas batas dan pertukaran bisnis yang aman dengan perlindungan kesehatan masyarakat yang diperlukan. Perlindungan ini mencakup pengujian sebelum keberangkatan dan setelah kedatangan serta kebutuhan untuk mematuhi rencana perjalanan terkontrol selama 14 hari pertama di negara penerima. [hen]




Komentar Pembaca
Anies Baswedan Positif Covid-19

Anies Baswedan Positif Covid-19

SELASA, 01 DESEMBER 2020 , 11:51:49

Copot Baliho Habib Rizieq Tak Berizin oleh Satpol PP Kota Semarang
PROMO - UNDANGAN WEBINAR INTERNASIONAL

PROMO - UNDANGAN WEBINAR INTERNASIONAL

KAMIS, 19 NOVEMBER 2020 , 10:58:48

Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 18:16:00

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 19:39:00

Penangkapan Tersangka Pengedar Uang Palsu Di Semarang