Pendukung Etik-Agus Protes Bawaslu Karena Diduga Berat Sebelah

Daerah  KAMIS, 22 OKTOBER 2020 , 15:06:00 WIB | LAPORAN: ALMIRA NINDYA

Pendukung Etik-Agus Protes Bawaslu Karena Diduga Berat Sebelah
RMOLJateng. Massa pendukung Paslon nomor 1 Etik-Agus, mendatangi kantor Bawaslu Sukoharjo, Kamis (22/10).

Mereka menuding Bawaslu Sukoharjo tidak menjalankan tugasnya dengan baik dan benar, bahkan ada indikasi Bawaslu memihak kubu sebelah (Paslon nomor 2 Joswi).

"Kami mengingatkan, kami protes, ada beberapa peristiwa kubu sebelah yang melakukan kampanye melawan aturan tapi jalan terus tidak diingatkan. Misalnya kubu sebekah kampanye sampai malam rame rame, kampanye di posko EA dan tidak etis memaksa orang yang ada di posko EA difoto dengan tangan dua, lambang angka kubu sebelah," tandas Wawan Pribadi, ketua Tim Kampanye Paslon EA, usai audiensi dengan komisioner Bawaslu Sukoharjo, Kamis (22/10).

Lalu ada aksi kampanye arak-arakan dengan sepeda motor yang sengaja melintas di depan posko EA, seperti memanas-manasi atau mengejek, tapi dibiarkan saja tidak ada tindakan oleh Bawaslu.

"Okelah mungkin suasana ramai, tapi kalau ada upaya mengingatkan atau membubarkan kami bisa terima, tapi ini dibiarkan saja," imbuh Wawan.

Menurut Wawan, aksi sangat keterlaluan adalah relawan Joswi yang dalihnya melakukan kampanye anti netralitas ASN (aparatur sipil negara), dengan datang ke kantor lurah, dinas memaksa pejabat menyepakati ASN netral.

"Itu bisa jadi bentuk intimidasi, menakut nakuti ASN, itu bukan tugas timses tapi kewenangan KPU atau Bawaslu," tegas Wawan.

Wawan juga menuding Bawaslu tidak bergerak cepat dalam menangani laporan yang dilakukan tim EA. Kemarin timses EA melaporkan aksi bagi bagi sembako yang dilakukan Paslon Joswi, padahal itu dilarang.

Dahono, salah satu pengurus PDIP Sukoharjo malah dengan tegas menyarankan Bawaslu mundur jika tidak bisa bertindak profesional.

"Kalau tidak bisa melaksanakan tugas secara tegas dan profesional lebih baik mundur dari sekarang. Karena Bawaslu harus bekerja netral dan profesional," tandas Dahono.

Aksi massa pendukung EA, diikuti sekira 400 an orang. Nampak ada beberapa anggota DPRD ikut hadir, diantaranya Sumarsono anggota Fraksi PDIP DPRD Propinsi Jateng, dan hampir seluruh anggota Fraksi PDIP DPRD Sukoharjo dan pengurus DPC PDIP Sukoharjo.

Menanggapi tudingan tersebut, Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto mengatakan siap menindaklanjuti semua masukan dan tudingan dari Tim Kampanye EA.

"Tetap akan kami tindaklanjuti. Untuk pengawasan kampanye akan kita koordinasikan dengan pengawas desa,” ungkap Bambang.

Bambang mengakui sistem kampanye saat ini yang memungkinkan kampanye dilakukan banyak kali dalam satu hari membuat petugas kewalahan. Untuk itu pihaknya akan mengintensifkan koordinasi agar bisa memantau semua kegiatan kampanye.

Mengenai tudingan keberpihakan, Bawaslu juga dituding oleh kubu Joswi tidak netral dan memihak EA.

"Tudingan keberpihakan itu dilakukan kedua Paslon. Namun kami berusaha netral ditengah tengah," tegas Bambang.

Aksi massa pendukung EA dimulai pukul 12.00 WIB dan selesai sekira pukul 13.30 WIB, dengan pengawalan aparat kepolisian. Setelah itu massa pulang dengan tertib. [hen]

Komentar Pembaca
Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 18:16:00

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 19:39:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00