Kampung Siaga Covid-19 Dapat Hadiah Dari Plt. Bupati Kudus

Daerah  JUM'AT, 16 OKTOBER 2020 , 23:05:00 WIB | LAPORAN: FAIZIN/SUGIYANTO

Kampung Siaga Covid-19 Dapat Hadiah Dari Plt. Bupati Kudus
RMOLJateng. Plt. Bupati Kudus HM. Hartopo bersama Forkopimda menyerahkan hadiah penghargaan kepada Desa Rendeng, Desa Medini, dan Desa Barongan yang menerapkan secara maksimal standar penanganan Covid-19 dalam kompetisi Kampung Tangguh Nusantara Candi atau siaga Covid-19, Senin (15/6/2020).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bertujuan supaya masyarakat tergerak dan peduli terhadap penanganan Virus Corona. Penilaian tersebut didasarkan pada beberapa faktor.

Setiap pengunjung yang bukan warga desa setempat dilakukan pengecekan suhu badan dan disemprot dengan hand sanitizer terlebih dahulu.

Khusus di wilayah Desa Rendeng terdapat tujuh disinfektan yang dapat menyemprot secara otomatis dengan bantuan sensor. Desinfektan tersebut dipasang di gang masuk desa.

Tempat cuci tangan juga tersedia dan ditempatkan di tempat yang mudah dijangkau warga.

Selain itu, berbagai spanduk terkait informasi Covid-19 juga dipasang sehingga masyarakat lebih memahami bagaimana mengantisipasi penularan Virus Corona. Penempatan Posko Jogo Tonggo juga dinilai strategis sehingga masyarakat tidak kesulitan melapor atau menanyakan sesuatu hal.

H.M. Hartopo mengapresiasi upaya Desa Rendeng yang menjadi pemenang dan Polres Kudus sebagai penyelenggara. Kompetisi tersebut dinilai sukses meningkatkan kewaspadaan masyarakat mengantisipasi Covid-19.

"Upaya Desa Rendeng yang total menggerakkan warga dalam mengantisipasi Covid-19 patut diacungi jempol. Fasilitas dan inovasi Desa Rendeng sangat baik untuk mengatasi Virus Corona. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Polres Kudus yang telah menyelenggarakan kompetisi ini,” ucapnya.

Desa Rendeng, lanjut H.M. Hartopo, tidak boleh terlena dengan kemenangannya. Pembenahan dan penerapan protokol kesehatan harus terus dilakukan.

Begitu pula bagi pemenang kedua yakni Desa Medini dan pemenang ketiga yakni Desa Barongan. Pihaknya mengingatkan pengetatan protokol kesehatan menjadi poin penting dari kompetisi. Diharapkan, upaya tersebut turut menurunkan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus.

"Bagi pemenang, jangan terlena dengan kemenangan. Terus berbenah dan berinovasi. Kalau bisa berprestasi lebih Insya Allah bisa maju hingga ke tingkat nasional. Namun, yang lebih penting lagi, masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.

Pihaknya kembali menerangkan agar masyarakat selalu waspada dalam menghadapi penerapan tatanan baru New Normal” yang segera dilaksanakan. Masyarakat harus bergotong royong dan saling meningatkan untuk menerapkan protokol kesehatan.

Oleh karena itu, penggunaan masker dan mencuci tangan pakai sabun sebelum dan setelah beraktivitas menjadi hal yang wajib dilaksanakan.

"Penerapan protokol kesehatan adalah tanggung jawab kita semua. Mari mulai dari diri sendiri dengan memakai masker dan mencuci tangan pakai sabun. Semoga pandemi ini segera berakhir," pungkasnya. [jie]




Komentar Pembaca
Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 18:16:00

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 19:39:00

Suasana Pusat Oleh-Oleh Khas Semarang Saat Libur Panjang