Akun Buzzer Pendukung Donald Trump Dihapus Facebook

Dunia  SABTU, 10 OKTOBER 2020 , 21:11:00 WIB | LAPORAN: HENDRATI HAPSARI

Akun Buzzer Pendukung Donald Trump Dihapus Facebook
RMOLJateng. Raksasa media sosial Facebook menghapus ratusan profil palsu jelang pemilihan presiden AS 2020.

Akun tersebut dikaitkan dengan kelompok konservatif Turning Point USA karena melakukan serangan terorganisir di situs tersebut, termasuk upaya untuk mempengaruhi percakapan publik dengan membanjiri artikel berita dengan komentar pro-Trump dan informasi yang salah.

Langkah itu dipicu oleh laporan bulan lalu di Washington Post yang melaporkan bahwa Turning Point Action, sebuah grup pro-Trump membayar remaja untuk memposting pesan terkoordinasi di situs tersebut, yang merupakan pelanggaran terhadap aturan Facebook.

Dalam komentar di artikel berita, pengguna bayaran itu meragukan surat suara yang masuk, memuji Trump, dan menyebarkan informasi yang salah tentang virus corona.

Facebook menelusuri profil ini ke sebuah perusahaan komunikasi yang berbasis di Arizona bernama Rally Forge, yang dikatakan bekerja atas nama Turning Point USA.

Dalam sebuah postingan blog, Facebook menyebutkan telah menghapus 276 akun palsu, termasuk 200 akun Facebook dan 76 akun Instagram.

Komentar dari akun tersebut membahas topik-topik seperti Covid-19, kritik terhadap partai Demokrat dan calon presiden Joe Biden, dan pujian terhadap Presiden Trump dan partai Republik,” kata Facebook, dikutip dari The Guardian, Sabtu (10/10).

Profil palsu ini paling sering dikomentari di halaman-halaman Washington Post, Fox News, MSNBC, CNN dan New York Times, kata laporan dari Facebook.

Orang-orang di balik akun tersebut menggunakan foto stok untuk membuat profil palsu, banyak di antaranya telah dihapus oleh perangkat lunak pendeteksi otomatis Facebook dan ditautkan ke Rally Forge.

Meskipun orang-orang di belakang jaringan ini berusaha untuk menyembunyikan identitas dan koordinasi mereka, penyelidikan kami mengaitkan kegiatan ini dengan Rally Forge,” kata Facebook.

Facebook mengatakan Rally Forge akan dilarang dari platform sebagai akibatnya. Namun, pertanyaan telah diajukan tentang mengapa perusahaan tidak mengambil tindakan terhadap Turning Point USA, meskipun mengidentifikasi bahwa Rally Forge bekerja atas nama organisasi.

Turning Point USA masih hadir di Facebook, dengan lebih dari 1,8 juta pengikut.

Turning Point Action didirikan tahun lalu oleh Charlie Kirk, pendiri Turning Point USA, organisasi nirlaba berbasis di Phoenix yang merekrut mahasiswa untuk mendukung tujuan konservatif. Kelompok itu memposting meme dan video di halaman media sosialnya yang mendukung Trump dan politisi konservatif lainnya.

Trump dan putranya Donald Trump Jr juga telah menyampaikan pidato di Turning Point USA atau acara Turning Point Action, paling baru selama kampanye kampanye bulan Juni di Phoenix, dilansir dari Kantor Berita RMOL. [hen]

Komentar Pembaca
Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

Arus Lalin Di Tol Kalikangkung Semarang

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 18:16:00

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

Tradisi Maulid Nabi Di Kaliwungu Kendal

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 19:39:00

Jembatan Warna-Warni di Boja Kendal

Jembatan Warna-Warni di Boja Kendal

SELASA, 29 SEPTEMBER 2020 , 14:32:00