Menhub Hadiri Soft Launching Pengoperasian Parsial Jalur Ganda KA Lintas Selatan Jawa Di Stasiun Balapan Solo

Nusantara  KAMIS, 08 OKTOBER 2020 , 15:15:00 WIB | LAPORAN: DIAN TANTI BURHANI

Menhub Hadiri Soft Launching Pengoperasian Parsial Jalur Ganda KA Lintas Selatan Jawa Di Stasiun Balapan Solo
RMOLJateng. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi hadir dalam soft launching pengoperasian parsial jalur ganda lintas selatan Jawa di Stasiun Solo Balapan.

Jalur ganda mulai dari Cirebon hingga Jombang sepanjang 550 km telah tersambung. Tinggal menyisakan pekerjaan sekitar 65 km lagi antara Jombang-Mojokerto-Wonokromo yang ditargetkan selesai dalam 1 sampai 2 tahun mendatang.

Diketahui proyek jalur ganda KA lintas selatan Jawa memiliki total panjanh  694 km yang terbentang mulai dari Cirebon-Prupuk-Purwokerto-Kroya-Gembong Kutoarjo-Yogyakarta-Solo-Kedung Banteng-Madiun-Jombang-Mojokerto-Wonokromo-sampai Surabaya.

"Jalur Ganda KA lintas selatan Jawa nantinya akan menyambungkan 3 kota aglomerasi besar yaitu Jabodetabek-Joglosemar-Gerbangkertasusila,” papar Menhub Budi Karya di Solo, Kamis (8/10).

Pembangunan jalur KA lintas selatan Jawa oleh putra bangsa ini mampu membangun terowongan jalur ganda pertama di Indonesia.

"Ada tiga terowongan yang dibangun dalam proyek ini yaitu, terowongan Notog, terowongan Kebasen, dan Terowongan Ijo," lanjut Budi Karya. 

Selain membangun terowongan, mereka juga mampu membangun jembatan bentang  panjang dan sistem persinyalan yang modern. Ini satu bukti bahwa putra asli Indonesia mampu menghasilkan karya besar yang patut dicatat dalam sejarah perkeretaapian di tanah air.

Pembangunan jalur ganda KA lintas selatan ini ini memiliki arti yang sangat penting, tidak hanya dari sisi ekonomi, moblitas orang dan distribusi logistik.

"Namun juga dari sisi dukungan pada program Pemerintah terkait pengembangan 5 Bali Baru, salah satunya adalah Borobudur," imbuhnya.

Sejak beroperasi secara parsial, jumlah perjalanan kereta api antar kota meningkat. Semula hanya 172 kereta per hari pada tahun 2015, menjadi 291 kereta per hari di tahun 2019.

"Peningkatan penumpang, juga diiringi pula dengan peningkatan keselamatan, kecepatan dan pelayanan kereta api," pungkas Budi Karya. [jie]








Komentar Pembaca
Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00