Pemerintah Berkomitmen Bantu UMKM

Ekonomi  KAMIS, 01 OKTOBER 2020 , 23:14:00 WIB | LAPORAN: HENDRATI HAPSARI

Pemerintah Berkomitmen Bantu UMKM
RMOLJateng. Salah satu sektor yang paling berpengaruh selama pandemi Covid-19 adalah usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Oleh sebab itu, pemerintah bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memitigasi dampak tersebut serta untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional.

Mitigasi tersebut dilakukan dengan mengedepankan kebijakan berbasis kesehatan, demand, dan supply yang menjadi bagian dari pendanaan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 607,65 triliun.

Berdasarkan data dari Organisasi Buruh Internasional (ILO), UMKM membutuhkan akses ke dana tunai atau keungan jangka pendek.

"Oleh karena itu peranan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dalam mendukung penyediaan akses kepada UMKM sangat penting," ujar Dewan Komisioner LPS, Didik Madiyono dalam webinar Infobank bertajuk "Penyelamatan BPR: Ujung Tombak Pembiayaan UMKM Di Tengah Pandemi" pada Kamis (1/10), dikutip dari Kantor Berita RMOL.

Ada pun intensif yang diberikan oleh BPR kepada UMKM sendiri sudah dianggarkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 65/PMK/05/2020. Di antaranya adalah penundaan angsuran pokok dan pemberian subsidi bunga. Pemberian subsidi bunga sendiri terbagi dua.

Pertama, sebesar 6% selama tiga bulan pertama dan 3 persen untuk tiga bulan kedua untuk kredit dengan nilai pinjaman maksimal Rp500 juta. "Yang kedua, subsidi bunga sebesar 3% selama tiga bulan pertama dan 2% selama tiga bulan kedua untuk kredit dengan nilai pinjaman 500 juta hingga 10 miliar," sambungnya.

"Kemudian juga ada skema penjaminan Askrindo (Asuransi Kredit Indonesia) atau Jamkrindo (Jaminan Kredit Indonesia)," imbuh dia. Untuk intensif pendanaan tersebut, pemerintah telah menempatkan dana melalui empat bank BUMN. Pada tahap pertama, pemerintah sudah menempatkan sebesar Rp 30 triliun.

Selain itu, pemerintah juga menempatkan dana sebesar Rp11,5 triliun kepada tujuh BPD, serta tambahan Rp 8,5 triliun untuk beberapa BPD lainnya. Di sisi lain, BI, OJK, dan LPS juga membantu memberikan relaksasi pada perbankan. [hen]



Komentar Pembaca
Foto: Taman Kota

Foto: Taman Kota

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 14:52:00

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

Wisuda Drive Thru di UPGRIS Semarang

SABTU, 29 AGUSTUS 2020 , 12:14:00

Alat Berat Eksplorasi Alam

Alat Berat Eksplorasi Alam

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 , 15:09:00